Cari

Perhimpunan Pelajar Indonesia di Italia

Mengintip Kebersamaan Warga Indonesia di Milan

Milan adalah salah satu kota di Italia yang banyak dihuni oleh Warga Negara Indonesia (WNI) dengan latar belakang yang berbeda. Mungkin kita biasa mengenal Italia dengan club sepak bolanya, atau mungkin dengan exotisnya dunia mode. Namun beruntungnya glamour Italia tidak merubah ciri khas kebersamaan masyarakat Indonesia.

Agung Pramudya sebagai salah seorang WNI yang memimpin Indonesian Trade Promotion CenterITPC di Milan mengaku pernah menfasilitasi masyarakat Indonesia untuk berkumpul dalam moment tertentu seperti Lebaran dan Natal. Salah satunya kegiatan Komunitas Muslim Indonesia Milano (KMIM).

Menurutnya, kegiatan KMIM mendapat banyak respon dari berbagai komunitas masyarakat Indonesia di Milan seperti , Persatuan Indonesia Italia PII Milan, Gereja Bethel Indonesia (GBI) Mawar Sharon Milano, Mahasiswa Muslim Milano (M3), Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Italia.

“Ini belum semua komunitas saya sebutkan, pokoknya kalau ada event masyarakat Indonesia kompak sekali persaudaraannya. Kadang saat merayakan Idul Fitri WNI non muslim juga hadir merayakan, suasanya sangat harmoni dan ampuh mengobati kerinduan akan tanah air,” ungkap Agung lebih lanjut.

H.E. August Parengkuan sebagai Duta Besar Indonesia untuk Italia juga membenarkan eratnya persaudaraan WNI di Italia. Misalnya dalam setiap perayaan Idul Fitri, komunitas nasrani juga ikut ambil bagian dalam kebersamaan masyarakat muslim yang berlebaran. Alunan lagu Indonesia raya ketika setiap acara dibuka akan semakin melekatkan persaudaraan WNI di Milan.

“Kodratnya, kalau jauh kampung halaman itu memang selalu dirindukan, itulah nasib perantau,” ungkap Agie sebagai ketua PPI Italia yang selalu ambil bagian dalam setiap event yang melibatkan masyarakat Indonesia.

Menurutnya, kebersamaan sebagai WNI di Italia meskipun berbeda keyakinan memang lebih terasa dibandingkan ketika berada di tanah air. Usaha untuk meningkatkan pengetahuan tentang kebudayaan Indonesia pun semakin diperkuat untuk menunjukkan kebanggan sebagai WNI.

“ Kami sebagai pelajar yang ga pernah punya pengalaman menari bahkan mampu belajar dan mempersembahkan tarian saman asal Aceh kepada keluarga Indonesia yang berlebaran, ” kenang Agie lebih lanjut.

Teguh Imam Burhanudin, Project Officer acara yang juga pelajar Energy Engineering Polythecnic University of Milan mengaku bangga sebagai WNI di Milan, setiap saat ia selalu berupaya menjadi duta untuk memperkenalkan kebudayaan Indonesia di Italia secara luas.

“Disini juga berkembang komunitas tarian daerah yang dipimpin oleh Sarita Prima and friends. Dalam berbagai event komunitas tarian ini sering diundang untuk menampilkan tarian khas Indonesia di Milan,” jelas Project Officer

WNI di Italia selalu menunjukkan identitas bangsa Indonesia dengan ciri khas kekeluargaannya yang kuat terhadap sesama masyarakat Indonesia maupun masyarakat dari negara lain, seperti yang pernah disampaikan Bung Hatta “Hanya ada satu negara yang pantas menjadi negaraku. Ia tumbuh dengan perbuatan dan perbuatan itu adalah perbuatanku.”

 

Oleh: Dewi Anggrayni
Sumber: http://takaitu.com/warga-indonesia-di-milan-italia/

Hidup di Italia — Biaya Hidup di Kota Besar

http://milano.fanpage.it/

Milan terkenal sebagai salah satu kota dengan rent tertinggi dan biaya hidup yang mahal di Eropa. Jika kamu bisa pintar-pintar mengatur keuangan, kamu masih bisa menabung untuk keperluan lain.

Tentunya biaya hidup bulanan yang paling mendasar adalah sewa rumah, makanan, komunikasi dan transportasi. Tiap beberapa bulan sekali, pakaian juga dapat masuk ke dalam komponen tersebut.

Mari kita lihat satu per satu komponen dasar tadi.

Sewa Rumah

Single room: berkisar antara €450–550, tetapi ada juga yang bisa mencapai €700–1000, tergantung lokasi.

Double room: berkisar antara €280–350, kembali lagi tergantung lokasi hunian.

Makanan

Pizza 1 loyang berkisar antara €4–7. Beberapa trattoria (tipe restoran) di dekat kampus biasa mematok harga €5 termasuk bibita (minuman). Kafetaria kampus menyediakan panini (burger) mulai dari €3,5. Restoran Cina mematok riso cantonese (nasi goreng) mulai dari €3 .

Memasak sendiri jauh lebih murah, daging ayam bisa berkisar antara €3–7 bisa digunakan untuk minimal 3 kali makan. Sayur relatif beragam dan terjangkau.

Jika dihitung, memasak sendiri bisa jauh lebih murah. Seminggu memasak dengan budget €25 sudah mencukupi (asal pandai-pandai memilih).

Di beberapa tempat di Milan terdapat pasar mingguan, daerah via ampere terdapat pasar setiap hari kamis. Kamu bisa datang ketika pasar akan tutup, sekitar pukul 13.00, pada saat itu harga sayuran turun.

Transportasi

Biaya abonemen kendaraan publik adalah sekitar €22/bulan. Tetapi jika tempat tinggalmu dekat, kamu bisa berjalan kaki dan hanya membeli tiket dikala perlu saja. Kalau mau lebih irit lagi, kamu bisa membeli sepeda bekas (sekitar 30–40 euro) atau berlangganan bike-mi €36/tahun. Lebih lengkapnya:

Komunikasi

Jaringan komunikasi di Italia disediakan oleh Wind, Tre (Three), TIM, dan Vodafone. Tiap bulannya kamu dapat berlangganan internet, telpon, dan sms dengan rata-rata pengeluaran €15.

Pakaian

Milan terkenal dengan high fashion brand. Bagaimana caranya supaya kamu tidak kalah bergaya dengan budget yang tipis? Sering-seringlah mengecek waktu sale. Kamu bisa mendapatkan baju, celana jeans, dress, dan lainnya seharga 3–5 euro.

Winter sale dimulai sekitar bulan januari sedangkan summer sale mulai di awal bulan juli- agustus.

Untuk lebih jelasnya bisa dibaca di link: http://www.youthmoving.com/milan/post/cost-of-living-in-milan-1/2081


Total biaya hidup bulanan yang sangat mendasar tiap bulannya berkisar €800 (makan di luar 1x sehari seharga €5 + belanja bulanan + telekomunikasi + rent + transportasi). Jumlah ini cukup atau tidak untuk kebutuhan pokok tentunya tergantung masing-masing individu. Selain itu, biaya tak terduga selalu perlu dimasukkan dalam komponen mendasar.

Artikel ini dipersembahkan oleh Awardee LPDP Amici, Komunitas Awardee LPDP Italia: https://medium.com/@LPDPitaliaamici

Hidup di Italia — General Info

Google Earth

ZONA WAKTU ITALY

Italia memiliki zona waktu UTC/ GMT+01.00. Pada musim panas diterapkan adanya Daylight Saving Time dari minggu terakhir Maret sampai minggu terakhir Oktober, dengan menyesuaikan waktu menjadi satu (1) jam lebih awal sehingga perbedaan jam dengan ibu kota Indonesia menjadi 5 jam.

MATA UANG

Italy termasuk negara European Union yang menggunakan mata uang Euro (€)

Pecahan yang tersedia adalah:

Lembaran kertas : €5, €10, €20, €50, €100, €200, €500

Koin : 1 cent, 2 cent, 5 cent, 10 cent, 20 cent, 50 cent, €1, €2

Usahakan untuk tidak membawa pecahan terlalu besar ( >€50) untuk transaksi sehari-hari.

Jaringan bank Italia menggunakan sirkuit Bancomat, saat mengambil uang di ATM ataupun berbelanja menggunakan kartu keluaran bank Italy pastikan memilih Bancomat daripada Mastercard agar tidak kena charge.

Sayangnya, mengambil cash via ATM di bank yang berbeda dengan bank kita akan dikenakan charge sekitar €1–2. Transfer antar bank yang berbeda pun akan dikenakan charge.

Tipe kartu kredit/debit yang digunakan adalah yang menggunakan chip dan pin (bukan magnetis atau tipe “digesek” seperti kartu di Indonesia/US).

Mengambil uang atau berbelanja dengan kartu debit Indonesia di Italia tidak bisa melebihi €250/hari.

Namun kartu Indonesia kamu tentunya masih bisa dipakai untuk berbelanja online.

ALAT LISTRIK

Ini adalah typical power socket and plug yang biasa ditemui di Italia.

Tipe steker ini mempunyai tiga tonjolan yang sejajar, yang disebut juga dengan tipe L. Selain itu, Italia juga menggunakan tipe colokan yang sama dengan negara Indonesia, yaitu dua colokan sejajar yang disebut juga dengan tipe C dan F. Kalau bawa alat listrik dari Indonesia dengan model 2 colokan bulat berukuran kecil gk masalah, tapi kalau model 2 colokan ukuran besar (seperti colokan laptop) harus pake converter.

Hidup di Italia — Transportasi

Italia memiliki banyak fasilitas transportasi seperti kereta, tram, metro, bus, taksi, ferry dan tentunya pesawat.


Transportasi dalam kota

Di dalam kota umumnya terdapat jaringan bus, tram, dan metro (untuk beberapa kota besar seperti Roma, Milan, Turin, Genoa, Catania etc).

Transportasi dalam kota Milan di kelola oleh Azienda Trasporti Milanesi atau ATM. Melalui ATM ini kamu bisa membeli tiket transportasi umum untuk single trip, harian, bulanan, hingga tahunan.

Untuk transportasi di dalam central Milan atau yang disebut Urban Travel, harga daily pass adalah €4.5 dan single trip €1.5. Untuk berlangganan transportasi umum bulanan di Milan (Urban Travel), biayanya adalah €22 untuk yang berusia di bawah 27 tahun dan €35 bagi yang berusia di atas 27 tahun.

Jika kamu berlangganan setahun penuh, kamu bisa menghemat hingga 90 euro!

Sedangkan untuk Roma, transportasinya dikelola oleh ATAC. Harga daily pass di Roma adalah €6. Detail untuk bulanan kamu bisa lihat di website ATAC:

Di kedua kota tersebut 1 jenis tiket berlaku di seluruh mode transportasi dalam kota.

Tiket single trip bisa dibeli di loket di stasiun besar, mesin tiket, maupun tabachi (toko rokok dengan sign huruf T besar).

Terdapat kasus khusus di Venezia/Venice. Satu-satunya transportasi umum dalam kota (pulau) adalah ferry bus. Sisanya siapkan saja kaki yang kuat!

PENTING:

Validasi Tiket penting dilakukan setiap akan menggunakan transportasi tipe apapun di mesin yang tersedia di dekat rel kereta (untuk train) maupun di dalam tram. Untuk metro, kalian perlu melewati ticket portal gate. Kalau lupa melakukan validasi, kalian bisa kena denda puluhan Euro.

Sciupero atau transportation strike sering terjadi di Italia, sering-sering cek info mengenai jadwal strike ini sebelum merencanakan perjalan.


Transportasi Antar Kota

Kereta (treno) merupakan transportasi populer antar kota. Jaringan kereta terbesar dikelola oleh Trenitalia, untuk rute dan tarif bisa dicek di www.trenitalia.com.

Stasiun Torino Porta Susa

Pilihan lainnya adalah dengan jaringan Italo yang bisa dicek di www.italo.com.

Harga untuk Italia Rail Pass bisa dicek di www.italiarail.com/eurail-italy-pass.

Jenis-jenis kereta dan rute (domestik maupun international) yang melewati Italy bisa dicek di http://www.eurail.com/europe-by-train/italy.

Kota & Nama Stasiun Utama

Florence/Firenze — Santa Maria Novella

Milan — Milano Centrale

Naples/Napoli — Napoli Centrale

Rome — Roma Termini

Venice/Venezia — Venezia St Lucia


Pemandangan Alps dalam penerbangan Berlin — Milan dengan Ryan Air.

Pesawat perusahaan nasional penerbangan dari Italia adalah Alitalia (www.alitalia.com), budget airlines yang memiliki banyak koneksi di Italia antara lain Easyjet (www.easyjet.com) dan Ryanair (www.ryanair.com).

Airport Populer Untuk Penerbangan Internasional

Milan — Milano Malpensa, Milano Bergamo, Milano Linate

Rome — Aeroporto Internazionale Leonardo da Vinci di Fiumicino


BUS populer untuk transportasi dalam 1 region seperti di area Tuscany yang memiliki jaringan bus cukup bagus.

Beberapa situs untuk mengecek rute bus antara lain: orariautobos.it, italybus.it, sitabus.it, autobus.it, flixbus.it

Per Juni 2015, jaringan Megabus dari UK membuka service di Italia dan menghubungkan kota besar seperti Milan, Florence, Rome, dan Napoli (www.megabus.com) dengan harga sangat murah.

Saat ini terdapat service global bernama goeuro.com yang dapat membantu membandingkan dan memesan tiket antara berbagai moda transportasi.

Artikel ini dipersembahkan oleh Awardee LPDP Amici, Komunitas Awardee LPDP Italia: https://medium.com/@LPDPitaliaamici

Asuransi, Bagian dari Syarat Administrasi Wajib

Fotografi: Gianni Berengo Gardin

Health Insurance

Sesuai hukum keimigrasian dan sebagai syarat untuk mengajukan Permesso di Soggiorno (Permit of Stay) kalian harus memiliki asuransi kesehatan, dengan opsi sebagai berikut:

  1. Membeli asuransi swasta dari negara kalian, pastikan bahwa asuransi tsb berlaku di wilayah Schengen, polis atas nama kalian, mencantumkan exact coverage period, dan tipe coverage untuk medical expense harus mencapai minimal setara dengan € 30.000 dan ditulis dalam bahasa Italia/English. Polis di-endorsed dan dicap oleh kedutaan atau konsuler di negara kalian.
  2. Membeli asuransi dari Generali Italia S.p.A. ketika sudah tiba di Italy. Asuransi ini bisa dibeli di kantor pos dengan harga €49 untuk 6 bulan coverage and €98 untuk 1 tahun coverage. Asuransi ini hanya mencakup urgent medical assistance (surgery and accidents) di Emergency Room ( Pronto Soccorso).
  3. Subcribe ke Italian National Health Service (Servizio Sanitario Nazionale — S.S.N.). Harga untuk pelajar saat ini adalah €149,77 dan berlaku dari saat kamu membeli sampai tanggal 31 December tahun tersebut. Asuransi ini bisa dibeli di kantor pos, kemudian kamu harus mengisi F24 form. Setelah mengajukan Permesso di Soggiorno, kamu harus datang untuk mendaftarkan diri ke kantor A.S.L terdekat dari rumah kamu dengan membawa paspor, slip pembayaran dari kantor pos, slip pengajuan permesso, dan Form F24. Asuransi ini mencakup full health assistance.

Artikel ini dipersembahkan oleh Awardee LPDP Amici, Komunitas Awardee LPDP Italia: https://medium.com/@LPDPitaliaamici

Tempat Berpulang di Italia — Akomodasi

Persoalan tempat tinggal sangatlah personal. Karena itu di sini kami menjelaskan hal-hal mendasar saja, sisanya tergantung chemistry!


www.theblondesalad.com

Tipe hunian di Italia:

1. Flat

Flat umumnya memiliki sistem serupa dengan kos-kosan dan apartemen di Indonesia. Jenisnya beragam ada monolocale, bilocale, trilocale, dst.

Monolocale alias studio apartment hanya berisi satu ruangan dengan open kitchen. Jenis Monolocale sedikit sulit ditemui di Milan. Jika ada pun harganya cukup mahal (berkisar antara 550 euro diluar listrik dan gas).

Jenis lain seperti bilocale (dua ruangan), trilocale (tiga ruangan) dan seterusnya umumnya mengharuskan kamu berbagi tempat tinggal dengan orang lain. Jenis ini biasanya dilengkapi dengan satu shared kitchen dan shared common room.

Jika kamu termasuk yang gemar memasak, jenis ini lebih cocok untukmu karena kamu bisa bebas menggunakan dapur karena di share hanya dengan sedikit orang. Namun ketika memasak, jangan lupa terkadang kamu harus berbagi ruang dengan non-Asia, yang mungkin saja sensitif terhadap aroma bumbu Asia!

Jenis kamar pada flat pun ada 2, yang pertama adalah single room (kamu tinggal sendirian dalam satu kamar) dan double room (kamu tinggal berdua dengan orang lain dalam satu kamar).

Tipe double room memang lebih murah, tapi alangkah lebih baiknya jika kamu mencari teman share kamar yang satu kebiasaan karena biasanya banyak masalah terjadi karena perbedaan kebiasaan ini. Jadi jika kamu tidak siap untuk berbagi privacy, lebih baik jika kamu memilih single room.

Single room: berkisar antara 450–550 euro, tetapi ada yang mencapai 700–1000 euro, tergantung lokasi.

Double room: berkisar antara 280–350 euro.

Situs marketplace untuk apartemen:

easystanza.com, stanzasingole.it, polimi student market(FB), affiti milano (FB), agenzia uni .

Penting diingat:

+ Jangan langsung percaya ketika membayar sewa hunian, usahakan untuk melihat hunian terlebih dahulu di sini (viewing untuk mengecek kebenaran).

+ Usahakan juga untuk tidak mentransfer biaya sebelum mendapatkan kunci.

+ Tanyakan detail fasilitas yang disediakan, berapa biaya yang dikeluarkan tiap bulan, dan bagaimana sistem membayar. Terdapat harga sewa ada yang sudah termasuk listrik, gas dan internet. Namun ada juga yang belum.

+ Umumnya untuk menyewa, landlord akan meminta uang deposit sejumlah sewa 1–2 bulan apartemen. Uang ini akan dikembalikan utuh jika tidak ditemukan kerusakan pada apartemen ketika masa sewa usai.


2. Dormitory

Dorm di Italia umumnya berafiliasi dengan kampus. Untuk kampus Polimi dapat di cek di website: http://www.residenze.polimi.it/

Umumnya dormitory menyediakan fasilitas yang lebih lengkap dengan harga yang sedikit lebih tinggi dari flat biasa. Fasilitas yang umumnya tidak ditemui di flat adalah ruang belajar bersama dan fasilitas pembersihan kamar secara berkala. Yang harus diperhatikan ketika memilih dorm adalah fasilitas dan layout yang ditawarkan. Beberapa dorm memiliki kitchen super komunal (seperti martinitt) yang tidak memberikan keleluasaan bagi kita untuk memasak kapan saja karena harus berbagi dengan penghuni lain yang jumlahnya tidak sedikit. Jika kamu tipe yang ingin memasak setiap hari, hal ini perlu dipikirkan kembali.

Artikel ini dipersembahkan oleh Awardee LPDP Amici, Komunitas Awardee LPDP Italia: https://medium.com/@LPDPitaliaamici

Memulai Hidup di Italia — Administrasi Wajib

http://www.vintag.es/2013/06/life-in-italy-1950s.html

Sekarang kamu sudah sampai di Italia, selamat! Kehidupan sebagai pelajar akan segera dimulai. Tetapi, sebelum itu ada beberapa kewajiban administrasi yang kamu selesaikan sesampainya kamu di Italia. Administrasi ini diperlukan untuk lebih menjamin keamanan dan kemulusan hidup kamu di Italia.


1. Lapor Diri ke KBRI

Sebagai warga negara Indonesia yang akan menetap lama di negeri orang, hukumnya wajib untuk melakukan lapor diri ke kantor KBRI di masing-masing negara, begitu pula Italia. KBRI untuk Italy berada di ibukota Roma.

Lapor diri ini sangat besar besar manfaatnya di samping dari KBRI Roma memerlukan update data WNI yang tinggal di Italia, lapor diri ini besar manfaatnya bagi yang bersangkutan untuk perlindungan jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan di luar negeri. Dengan data yang sudah ada tentu, pihak KBRI akan lebih mudah untuk memberikan bantuan dan perlindungan.

Berikut ini adalah link dari official website KBRI Roma mengenai prosedur lapor diri:

Jika kuliah di luar kota Roma, biasanya bisa memanfaatkan Warung Konsuler, yaitu stand khusus yang disediakan oleh pihak KBRI di beberapa acara yang diselenggarakan komunitas warga Indonesia di kota tersebut. Namun jika ada waktu untuk ke Roma, tidak ada salahnya untuk langsung ke KBRI.

Alamat KBRI Roma adalah:

Via Campania 55

Roma 00187

ITALIA


2. Mengajukan Izin Tinggal

Surat Izin Tinggal atau Permesso di Soggiorno (PdS) merupakan surat izin tinggal bagi orang asing yang berada di Italia lebih dari tiga bulan. PdS harus diurus maksimal 8 hari sejak kedatangan di Italia. PdS dikeluarkan oleh kantor polisi (Questura). Masa berlaku maksimum PdS adalah selama satu tahun (dan selanjutnya bisa diperbaharui).

Pengurusan PdS dapat dilakukan dengan mengambil formulir di kantor pos terdekat (Poste Italiane). Beberapa universitas, seperti Politecnico di Milano, menyediakan bundle formulir tersebut untuk International Student di student desk kampus.

Setelah mengambil formulir, kita harus mengisinya dengan lengkap (harus dengan tinta hitam). Berikut ini adalah link contoh formulir dan petunjuk mengisinya.

http://www.polinternational.polimi.it/uploads/media/Residence_permit_kit.pdf

Untuk student yang mengajukan PdS pertama kali, hanya mengisi formulir bagian Modul 1 dan melengkapi beberapa dokumen sebagai lampiran. Berikut adalah dokumen yang harus dilengkapi:

  • Modulo 1
  • Fotokopi Passport (bagian data diri dan visa)
  • Fotokopi surat enrollment dari universitas
  • Fotokopi admission letter atau LoA dari universitas yang sudah dicap oleh Kedutaan Italia di Jakarta
  • Fotokopi bukti bayar pembelian asuransi*

*asuransi minimal 1 tahun diwajibkan bagi yang ingin mendapatkan PdS dengan masa berlaku 1 tahun. Bagi yang belum memiliki asuransi, asuransi dapat dibeli melalui kantor pos. Keterangan lebih lengkap dapat dilihat di Asuransi, Bagian dari Syarat Administrasi Wajib.

Setelah mengisi formulir dengan lengkap, masukkan kembali semua beserta fotokopi dokumen pendukung ke dalam satu bundle amplop. Selanjutnya siap diserahkan ke kantor pos terdekat. Biaya yang harus dibayarkan ketika menyerahkan dokumen di kantor pos adalah sebagai berikut:

  • 30 EUR untuk biaya administrasi pos
  • 107,50 EUR untuk biaya formulir (terdiri dari 27,50 EUR biaya electronic residence permit + 80 EUR untuk pengajuan PdS for student)
  • 16 EUR untuk Marca da Bollo (materai, ditempel di bagian depan formulir, bisa dibeli di toko bertanda “T”, tidak di kantor pos)

Kantor Pos akan memberikan ricevuta (bukti pembayaran) dan selembar kertas yang berisi informasi hari, tanggal, dan jam untuk datang ke Questura.

Ketika datang ke Questura jangan lupa membawa ricevuta dan semua dokumen asli yang versi fotokopinya menjadi lampiran dokumen pada saat pengajuan PdS di Kantor Pos. Di Questura, staff polisi yang bertugas akan memvalidasi data yang kita telah isi di formulir dengan dokumen asli. Selain itu juga kita harus input data finger print. Selanjutnya kita menunggu notifikasi melalui SMS ke nomor handphone yang sebelumnya kita cantumkan di formulir (nomor italia tentunya ya) untuk mengambil PdS yang sudah jadi. Proses pembuatannya membutuhkan waktu kira-kira 1 bulan.

Pemahaman bahasa Italia, setidaknya untuk tingkat dasar, sangat dibutuhkan ketika mengurus berbagai administrasi karena tidak banyak staf administrasi publik di Italia yang menguasai bahasa Inggris.

Sebagai awardee LPDP, LPDP dapat mereimburse pembelian asuransi tahun pertama beserta pembuatan izin tinggal ini karena sebelumnya tidak ada biaya dalam pembuatan visa Italia.


3. Pembuatan Codice Fiscale

Codice Fiscale merupakan sebuah kode yang terdiri dari 16 karakter yang diberikan secara percuma oleh “Agenzia delle Entrate” yang bertujuan untuk mengidentifikasi penduduk Itali dan penduduk asing.

Berikut dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk membuat Codice Fiscale:

  • LoA (Letter of Acceptence) dari universitas tujuan
  • Fotokopi Paspor

Pada saat di “Agenzia delle Entrate”, kita akan diminta untuk mengisi sebuah spesifik form untuk menerbitkan codice fiscale kita. Pastikan bahwa nama kita adalah nama yang sama di setiap form. Dan selalu menggunakan nama dan nama keluarga (nama belakang), jika kita memiliki nama lebih dari satu.

Artikel ini dipersembahkan oleh Awardee LPDP Amici, Komunitas Awardee LPDP Italia: https://medium.com/@LPDPitaliaamici

Visa dan Izin Tinggal di Italia (Langkah 3)

Sekali lagi, informasi berikut valid per Juli 2015. Selalu update informasi sebelum melakukan pengajuan Visa untuk memastikan tidak ada dokumen persyaratan yang terlewat 🙂

Langkah 3. Rangkaian Visa Study

Pengajuan pembuatan VISA Study ITALIA bisa dilakukan paling cepat pada H min 90 hari sebelum tanggal keberangkatan. Pembuatan VISA Study Italia bisa dilakukan di VISA Section di Kedutaan Besar Italia.

Waktu pelayanan aplikasi VISA :

Hari : Senin — Kamis

Waktu : 11.00–12.00 WIB

*tidak perlu melakukan reservasi

Waktu pelayanan pengambilan VISA :

Hari : Senin — Kamis

Waktu : 12.00–13.00 WIB

*dengan membawa Nomor Pengambilan VISA (diberikan saat pengajuan berkas) / atau bisa diwakilkan dengan melampirkan Surat Kuasa bermaterai saat pengambilan VISA

Kelengkapan dokumen pengajuan VISA :

a) Formulir aplikasi visa yang telah diisi dengan lengkap dan dibubuhi tanda tangan asli oleh pemohon, bisa di download di : http://www.vfsglobal.com/italy/indonesia/long_term_visa.html

b) 2 (dua) buah pas foto berwarna (ukuran 35x45mm dengan latar belakang putih dan sesuai dengan standard dari ICAO)

c) Paspor yang masih berlaku paling tidak 3 bulan setelah tanggal terakhir masa kunjungan di wilayah Schengen.

d) Fotokopi dari halaman bio-data paspor, dan halaman-halaman dengan pengesahan/catatan (jika ada).

e) Surat penerimaan/pendaftaran dari sekolah (Letter of Acceptance), atau Universitas, atau institusi pendidikan yang sah di Italia,dimana dijelaskan tipe kuliah, jangka waktu, tanggal mulai dan alamat lengkap dari sekolah atau universitas. Harus dinyatakan juga bahwa kuliah tersebut paling tidak berlangsung selama 20 jam / minggu. Termasuk di dalamnya fotokopi dokumen Pre-enrollment yang sudah kita bahas sebelumnya.

f) Bukti akomodasi untuk seluruh masa tinggal atau bukti bahwa sedang mengurus akomodasi (contoh : Dokumen Pre-Contract Housing, Form Pemesanan Housing universitas, korespondensi dengan landlord, dll).

g) Asuransi perjalanan dengan pertanggungan minimum 30.000 Euro. Untuk pendidikan universitas tidak diperlukan asuransi perjalanan.

h) Bukti bahwa pemohon memiliki kemampuan finansial >417,30 Euro/bulan. Bukti tersebut dapat berbentuk:

Bukti keuangan dalam bentuk rekening/tabungan atas nama pribadi / keluarga.

atau

Beasiswa dari Institusi atau badan di Italia yang terkenal/ dari pemerintah lokal/ atau dari institusi atau badan asing yang dipercaya oleh Kedutaan ini (berupa Letter of Guarantee / Letter of Scholarship)*.

*LoG/LoS dari LPDP untuk keperluan di kedutaan hanya memiliki masa berlaku 1 (satu) bulan dari tanggal penerbitan surat.

i) Bukti pemesanan tiket penerbangan atau tiket yang telah diterbitkan untuk perjalanan ini.

j) Surat ijin dari orang tua atau wali yang sah apabila pemohon masih berumur di bawah 18 tahun, (lampirkan foto kopi kartu identitas orang tua / wali yang sah, dan akte lahir)

k) Foto kopi Kartu Keluarga

l) Foto Kopi Akte Kelahiran

Proses aplikasi VISA Study terbilang cukup cepat apabila kelengkapan dokumen sudah benar, bahkan tidak sampai 5 menit. Setelah dokumen dinyatakan lengkap, kita akan menerima kartu berisi nomor untuk dibawa saat pengambilan VISA. VISA bisa diambil kurang lebih 1 minggu dari tanggal berkas diterima. Pastikan tanggal pengambilan VISA kepada petugas sebelum meninggalkan loket.

Terdapat aplikasi visa khusus untuk yang membawa keluarga, jadi jangan sampai tertukar 🙂

Artikel ini dipersembahkan oleh Awardee LPDP Amici, Komunitas Awardee LPDP Italia: https://medium.com/@LPDPitaliaamici

Visa dan Izin Tinggal di Italia (Langkah 2)

image: freepik

Langkah 2. Rangkaian Pre-enrollment Document (DoV, Translate Ijasah & Transkrip, dll)

Pre-enrollment dokumen dibutuhkan pada saat kita akan melakukan enrollment di universitas tujuan begitu kita sampai di Itali, atau istilah awam nya adalah Daftar Ulang. Badan perwakilan pemerintah Itali yang mengurus keperluan dokumen Pre-enrollment ini adalah Uni-Italia Indonesia yang berlokasi di dalam kompleks Kedutaan Besar Italia yaitu :

Ambasciata d’Italia a Jakarta

Jalan Diponegoro no. 45 — Menteng

Jakarta 10310

Indonesia

http://www.ambjakarta.esteri.it/

PIC dari Uni-Italia Indonesia per Mei 2015 adalah Marco Calvi. Untuk keperluan korespondensi bisa melalui alamat email >> indonesia@uni-italia.it

Perlu diingat bahwa setiap kita akan masuk ke area Kedutaan Besar Itali, pertanyaan “Ada perlu apa? Mau bertemu dengan siapa? Sudah buat janji?”, adalah pertanyaan wajib dari security yg bertugas, sehingga biasakan untuk membuat janji terlebih dahulu dengan PIC bersangkutan dan sepakati waktu pertemuannya.


Dokumen apa saja yg akan dibutuhkan untuk mengajukan pre enrollment dokumen :

a) Formulir Uni-Italia (bisa diminta ke PIC Uni Italia)

b) Formulir A (untuk Universitas)

bisa di download di link berikkut :

http://www.studiare-in-italia.it/studentistranieri/moduli/Modello_A.pdf(bahasa Italia)

http://www.studiare-in-italia.it/studentistranieri/moduli/Form_A.pdf(bahasa Inggris)

atau

Formulir A-bis (untuk istituti AFAM)

http://www.studiare-in-italia.it/studentistranieri/moduli / Modello_A-bis.pdf (bahasa Italia)

http://www.studiare-in-italia.it/studentistranieri/moduli/Form_A-bis.pdf(bahasa Inggris)

N.B. diisi saja nanti ditandatangani di depan pegawai bagian konsuler kedutaan italia serta legalisir foto

c) 3 (tiga) foto paspor 35 x 45mm sesuai standard ICAO, latar belakang putih. (Foto VISA bisa dilakukan di studio foto yang biasa menangani pembuatan foto dengan spesifikasi khusus ini).

d) Ijazah asli dan ijazah yang sudah dilegalisasi oleh instansi sesuai urutan di bawah ini dan fotokopinya (Langkah 1)

1. lembaga pendidikan (perguruan tinggi atau Universitas)

2. KEMENKUMHAM RI

3. KEMENLU RI

Harap diperhatikan bahwa yang perlu dilegalisir adalah tanda tangan dosen/Rektor yang menandatangani ijazah. Jika KEMENKUMHAM RI tidak memiliki spesimen tanda tangan pejabat yang menandatangani ijasah maka harus ke DIKTI sementara untuk legalisir ijasah (biasanya kasus ini terjadi utk Ijasah Lembaga Pendidikan Swasta)

e) Transkripsi nilai asli dan transkripsi nilai yang sudah dilegalisir oleh Universitas/Perguruan Tinggi

f) Sertifikat kehadiran sekolah (SMA atau Universitas yang menentukan awal periode dan akhir studi mahasiswa di institusi tersebut (jika informasi ini sudah disebutkan pada Ijasah atau Transkrip, maka dokumen pada point (f) tidak perlu dilampirkan)

g) Surat permohonan yang menjelaskan tujuannya dan meminta mengeluarkan Dichiarazione di Valore (bisa dimintakan ke PIC Uni Italia)

h) Pertukaran email dengan Universitas Italia (kalau ada)

i) Paspor dan fotokopi halaman pertama dan terakhir ditandatangani;

j) Kuitansi transfer biaya administrasi Pre-enrollment dokumen (silahkan simpan fotokopi kuitansi pembayaran, sebagai bukti bayar)

Transfer biaya administrasi sebesar Rp.1.850.000,- bersih, untuk pengurusan dokumen, ke nomor rekening berikut:

– no. rekening: 050–134550–070.

– Penerima: Italian Embassy –UNI ITALIA

– Bank: HSBC (Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited)

– Alamat: P.O. Box 2307, Jakarta 10023, World Trade Center, Lantai 3, JalanJenderalSudirmanKav. 29–31, Jakarta 12920 Indonesia

– Swift code: HSBCIDJA

– Alasan: UNI-Italia, <nama mahasiswa>

N.B : Akan dikenakan biaya terjemahan yang akan dibuat oleh Istituto Italiano di Cultura (Pusat Kebudayaan Italia) (Rp. 100.000,- per lembar di luar uang administrasi)

Proses pembuatan Pre-enrollment dokumen ini adalah yang paling lama dari semua rangkaian dan dokumen ini dibutuhkan saat pengajuan VISA sehingga siapkan waktu sekita 1 sampai 2 bulan untuk proses ini dan sering-seringlah update informasi ke PIC Uni Italia.

Informasi di atas valid per Juli 2015 sehingga untuk amannya, selalu pastikan persyaratan dokumen pengajuan Pre-Enrollment dokumen ke PIC Uni Italia sebelum submit berkas ke Uni Italia Indonesia 🙂


Kamu sudah setengah jalan menuju Italia, teruskan proses menuju Langkah 3!

Artikel ini dipersembahkan oleh Awardee LPDP Amici, Komunitas Awardee LPDP Italia: https://medium.com/@LPDPitaliaamici

Blog di WordPress.com.

Atas ↑