Cari

Perhimpunan Pelajar Indonesia di Italia

Beasiswa ke Italia

Berikut adalah ulasan tentang program studi berbeasiswa di Italia yang diadakan secara reguler:

Lanjutkan membaca “Beasiswa ke Italia”

Featured post

Laporan Pertanggungjawaban PPI Italia 2015/2016

Dapat diunduh di: lpj_2015-2016

lpj

 

Pengumuman KBRI tentang Gempa Amatrice

Duta Besar RI di Roma beserta jajaran staf KBRI Roma dan keluarga turut berduka cita atas terjadinya gempa bumi di Italia tengah pada 24 Agustus 2016 dini hari,yang telah menewaskan puluhan orang dan menghancurkan bangunan-bangunan di sekitar pusat gempa.

Kepada WNI di Italia agar tetap waspada dan terus berkoordinasi dengan KBRI Roma maupun bertukar informasi dengan sesama WNI. Adapun nomor hotline KBRI Roma yang dapat dihubungi adalah: +390642009148 – +393331644060.

Semoga Tuhan bersama kita semua.

L’Ambasciatore Indonesiano a Roma insieme con tutti gli Staff e le loro famiglie sono profondamente addolorato per il terremoto accaduto nelle prime ore del 24 agosto 2016 in Italia centrale. Il terremoto ha provocato diverse vittime e morti nonchè la distruzioni dei vari edifici e casa abitate.
Per tutti i cittadini Indonesiani, vi preghiamo di rimanere vigili e continuare a comunicare con l’Ambasciata Indonesia a Roma. Potete contatarci al numero 390.642.009.148 – 393.331.644.060.

Che Dio sia con tutti noi.

~KBRI Roma

Ph.D. position for foreign students at University of Cagliari, Italy

Ph.D. position available at the University of Cagliari for the Ph.D. in Mathematics and Computer Science.

Six 3-year positions are available, five of which fully funded by the University of Cagliari. One funded position is reserved for foreign students.
The department of Mathematics and Computer Science at the University of Cagliari has experts in several areas where the new student can decide to carry out his/her research: Natural Language Processing, Graph Theory, Semantic Web, Cryptography, Human-computer Interaction, Computer Vision, Image Processing, Internet of Things, Telecommunication Networks, and main fields in theoretical and applied Mathematics.

The student will have the possibility to work in a friendly and constructive environment and will be able to attend International conferences and schools to show his/her research products and for training.

Equal opportunities to all applicants will be provided.

Application procedure must be done online. Deadline for applications is August 26 at 12.00 Italian time.

For details on the application check this link:

http://www.unica.it/UserFiles/File/Utenti/a_cadon1/Dottorati/Bando%20XXXII/University_of_Cagliari_PhD_Call_XXXII_ay_2016_2017_DEF.pdf

Questions can be forwarded to:
Professor Diego Reforgiato Recupero, diego.reforgiato@unica.it
or
Professor Giuseppe Rodriguez, rodriguez@unica.it

Simposium International PPI Dunia 2016 – Cairo, Egypt

“Memperteguh Identitas Bangsa Indonesia”

Pada hari Minggu, 24 Juli 2016, PPI Italia mengirimkan dua delegasi, yakni Agie W. Priakbar (Milan) dan Intan Irani (Lecco) untuk mengikuti Simposium International PPI Dunia 2016, yang diadakan di Cairo, Mesir. Dengan Topik Simposium “Memperteguh Identitas Bangsa Indonesia”. Bapak Helmy Fauzy selaku Duta Besar RI untuk Mesir, Bapak Lukman Hakim selaku Menteri Agama RI dan Prof. Abbas Shouman sebagai Imam Besar Al-Azhar / Deputi Grand Syeikh berperan sebagai pembicara inti (keynote speakers), beserta pula Prof. Mahfud MD dan Bapak Faisal Basri pada panel diskusi Politik dan Ekonomi.

Sebagai hasil dari simposium international ini, terumuskan action plans dan kajian-kajian yang mendalam yang meliputi bidang agama, pendidikan, dan politik, sampai dengan bidang ekonomi. Pada komisi agama dibahas tentang isu radikalisme dan pelecehan agama yang akan ditanggulangi dengan pembentukan tim kajian dan media kerohanian dalam PPI Dunia yang ditujukan ke 3 stakeholders yakni Kementrian Agama, BNPT dan juga Kementrian Informasi dan Komunikasi, dimana Agie W Priakbar sebagai delegasi PPI Italia mengemban tugas sebagai pengawas tim kajian tersebut. Kemudian pada komisi pendidikan, mempunyai salah satu isu mengenai kesejahteraan guru dan pendidikan daerah terpencil, serta media dan sistem informasi pendidikan akan ditanggulangi dengan gerakan pembangunan 100 sekolah dasar dan penggalangan dana untuk kenaikan gaji tenaga pengajar, dan juga akan dibuat ‘kelas inspirasi’ baik online ataupun offline guna merangkul masyarakat umum daerah tertinggal, Intan Irani sebagai delegasi PPI Italia bertugas sebagai pengawas pembangunan sekolah dasar yang mungkin akan bekerja sama dengan Ikatan Arsitek Indonesia.

Komisi politik membahas isu tentang gerakan separatis Papua Barat dan isu munculnya gerakan anti demokrasi di berbagai negara dunia khususnya Timur Tengah dengan memperkuat tim kajian papua PPI Dunia dan mengadakan kegiatan lintas budaya bertemakan demokrasi di Indonesia pada setiap PPI di negara Timur Tengah. Yang terakhir pada komisi ekonomi membahas tentang cara meningkatkan perekonomian masyarakat Indonesia di level grass root dengan menbentuk daerah desa binaan yang bekerjasama dengan UGM, UNPAD, LPPM IPB, UIN Jakarta, UIN Palembang.

Di samping itu, dicapai juga kesepakatan hasil sidang Simposium International PPI Dunia di Aula Bhineka Tunggal Ika, KBRI Kairo, 27-28 Juli 2016 :

Koordinator PPI Dunia 2016 – 2017 : Intan Irani ( PPI Italia )

Tuan Rumah SI PPI Dunia 2017: PPI UK

 

Kawasan Asia-Oseania

Koordinator : PPI Tiongkok

Sekretaris : PPI Thailand

Tuan Rumah Simposium Kawasan : PPI Taiwan

 

Kawasan Amerika-Eropa

Koordinator : PPI Turki

Sekretaris : PPI Belgia dan PPI Jerman

Tuan Rumah Simposium Kawasan : PPI Italia

 

Kawasan Timur Tengah-Afrika

Koordinator : PPI Sudan

Sekretaris : HPMI Yordania

Tuan Rumah Simposium Kawasan : PPMI Arab Saudi.

(Oleh : Agie W Priakbar – Koordinator Eksternal HUMAS PPI Italia 2015-2016)

 

Catatan : Sumber foto diambil dari laman facebook panitia Simposium International Cairo : https://www.facebook.com/photo/download/?fbid=285486921809977&ext=1471197785&hash=AeQY68MlKjwasCvv

https://www.facebook.com/simposiuminternasional.cairo/media_set?set=a.292731557752180.1073741839.100010460147984&type=3&pnref=story

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Simposium ini juga diliput oleh banyak media, di antaranya:

Beberapa dokumen referensi hasil simposium sebagai berikut:

 

Study Day with IIC and Uni-Italia on Aug 13

Dear Friends,
on August 13th 2016, 9.00 am – 3 .00 pm, at the Italian Institute of Culture in Jl. Hos Cokroaminoto 117, Menteng, Jakarta, the Italian Institute of Culture & Uni-Italia Indonesia organize one day dedicated to the Study in Italy. On this occasion there will be a presentation about Italian Education System by Uni-Italia Indonesia and also information about scholarship to study in Italy. Several Italian Universities will also participate. F R E E E N T R Y !
Follow fanpage Uni-Italia Indonesia di Facebook dan @UniItalia di twitter untuk informasi terupdate tentang study di Italia!

Marco Calvi
Uni-Italia

Kuliah Online Tips Beasiswa bersama Anas Arifin

13662002_1375173359164049_6556212993479702621_o

Are You A Scholarships Hunter📢

🎉🎉 *SAHABAT BEASISWA CHAPTER BOGOR PROUDLY PRESENT* 🎉🎉

Scholarship Talk (SchoTalk) #3 2016

“How To Get Scholarships and Study In Italy?

🍕🍕🍕🍕🍕

👨Ahmad Anas Arifin
🎓 Master Degree of Mechanical Engineering Design at Sapienzà University of Rome (LPDP Awardee in 2015 PK-39)
🎓 Bachelor degree of Mechanical Engineering at Institute Technology Sepuluh November “`

Awards :
🎖 Silver Medal of Student Week National Paper XXV, Jogyakarta, Indonesia, 2012
🏆 1st Prize of Urban Low Fuel Car, Indonesia Energy Marathon Challenge
🏅 Indonesia Delegation in Formula Student FSAE 2014, Shizuoka, Japan

WHEN 👀
📝 Mark On Your Calender_👇🏼👇🏼👇🏼

📅 Saturday, 13 Agust 2016
19.00-20.00 Indonesia West Time

Registration Here:
👇🏼👇🏼👇🏼
🌐 https://goo.gl/forms/fBcZQnotsFGfsepw2

FREE🏳
📲 Online via Whatsapp

Only for 400 participants

FOLLOW US NOW ON👣 :
🔎FP Facebook : Sahabat Beasiswa Chapter Bogor
🐦Twitter : @sbchapterbogor
📷Instagram : @sbchapterbogor
Line : @zxj2244v
📝Blog: sahabatbeasiswabogor.blogspot.co.id

© SAHABAT BEASISWA CHAPTER BOGOR
~ _NOW EVERYONE CAN GET SCHOLARSHIPS_ ~

13735009_1739592006309897_4267811969969268693_o.jpg

AADC2 Goes to Europe

aadc2

Halo teman-teman semua yang berada di Eropa!

AADC2 beserta artis-artisnya bakal Tour ke Eropa lho! Mereka akan datang ke Belgia, Swiss, dan Jerman😀

Di 3 negara ini, akan ditayangkan film AADC2 sekaligus meet & greet dengan artis-artisnya

Datang yuk! Berikut tanggal mainnya:
Hamburg, Jerman: 31 Agustus 2016
Aachen, Jerman: 01 September 2016
Karlsruhe, Jerman: 02 September 2016
Bern, Swiss: 03 September 2016
Leuven, Belgia: 04 September 2016

Untuk di Belgia, selain Movie Screening dan Meet and Greet akan ada EXCLUSIVE AFTER EVENT SESSION HANYA UNTUK 30 ORANG SAJA!

Ayo beli tiketnya dengan menghubungi:

CP Jerman, Steven: +49 152 549 767 58
CP Swiss, Hani: +41 788 256 970
CP Belgia, Nadhira: +32 485 113 678

Kapan lagi nonton dan ketemu artis-artis AADC2 di Eropa?

Terima kasih dan info ini boleh disebarluaskan! 😄

Salam film Indonesia,
PPI Belgia, Jerman, dan Swiss

Antara Indonesia, Jerman, dan Italia

Indonesia, Jerman, dan Italia adalah tiga negeri dengan keunikannya tersendiri. Dari segi landmark-nya, Indonesia terkenal dengan Candi Borobudurnya, Jerman dengan Brandenburger Tornya, dan Italia dengan Menara Pisanya.

PisaTor.png
Landmark utama di Jerman (Brandenburger Tor) dan Italia (Menara Pisa)

Dari segi kulinernya, Indonesia terkenal dengan nasi gorengnya, yang bahkan sampai dijual di supermarket Jerman dan Italia! Jerman terkenal dengan Strudelnya, semacam pastel lonjong yang isinya potongan apel dengan gula, yang setidaknya aku pernah (berusaha) buat, walaupun hanya sekali dan sekarang sudah lupa lagi cara buatnya. Bagaimana dengan kuliner Italia? Pasti semua orang sudah tahu karena memang umum dan tersebar di berbagai penjuru dunia: Pizza!

426621_3214717736307_802731467_n
Adonan untuk Strudel sedang disiapkan

Lalu dari segi karakter orang-orangnya, kebanyakan orang mengambil rata kalau orang Indonesia itu ramah-ramah, orang Jerman itu disiplin & tepat waktu, dan orang Italia itu serba santai. Apakah ini benar adanya? Sesungguhnya menurut pengalamanku, kadang benar, kadang tidak, tapi memang sering benarnya.

Salah satu contoh kecilnya, sewaktu di Jerman di saat aku mengurus izin tinggal ke kantor kependudukan, appointment/janjinya benar-benar harus tepat waktu: datang di hari, jam, dan menit yang sesuai dengan yang tertera di appointment. Sedangkan di Italia, memang benar harinya harus sesuai, tapi untuk jamnya bebas, asalkan kantor kependudukannya belum tutup🙂

Pertanyaannya, apakah kalau orang Jerman disiplin & tepat waktu, mereka tidak bisa santai? Pendapatku, mereka itu tahu kapan harus disiplin, kapan harus santai. Pada saat akhir pekan atau pas malam tahun baru di Dresden tanggal 31 Desember 2011, suasana kotanya benar-benar pecah! Super heboh dan tumplek blek orang-orang di jalanan sambil pesta kembang api, baik di langit maupun di bumi (ya, sebagian ada yang iseng melempar kembang api ke kerumunan orang-orang di jalanan).

Kalau Italia gimana? Apakah orang-orangnya tidak bisa disiplin? Tentu bisa! Contohnya dalam soal sampah-menyampah. Apabila di Indonesia sampah jarang dipisah-pisahkan, ataupun kalau iya, paling banter dipisahkan antara sampah basah & kering. Bagaimana di Italia? Dengan alasan daur ulang, sampah harus dibedakan antara sampah plastik, kaleng, gelas, kertas, kardus, dan organik. Baru sampah yang tidak termasuk di kaum-kaum tersebut, bisa disatukan menjadi sampah lain-lain (residual waste). Kalau ndak nurut, wah bisa kena denda dari pemerintah kota setempat.

sampah
Beda warna, beda sampah (Sumber: Google Maps)

Contoh lainnya dari kedisiplinan di Italia adalah terkait dengan asrama mahasiswa yang pernah aku tinggali. Di situ, Bapak Kos-nya benar-benar mengontrol ketertiban asrama: dapur bersama (common kitchen) harus selalu bersih, lewat jam 11 malam tidak boleh berisik, dan tidak boleh membawa alat penghangat eletrik di kamar. Kenapa aku tahu? Ya karena aku pernah menjadi ‘korban’ kedisiplinan Bapak Kos tentang semua hal itu🙂

Akhir kata, jadi seperti itulah kira-kira keunikan-keunikan yang kita alami di luar negeri. Selamat menikmati!

~Artikel ini ditulis oleh Fariz Darari, saat ini sedang menempuh studi S3 di Bolzano, suatu wilayah di belahan utara Italia yang penduduknya berbahasa Jerman di samping Italia

Blog di WordPress.com.

Atas ↑