Sepucuk Surat Harapan dari Bima, NTB

Apa perasaanmu saat mendapat surat dari anak-anak dengan sejuta mimpi di sudut bumi NTB sana?

Baku Bima, NTB. Kota yang belum pernah ku singgahi, bahkan aku harus membuka peta untuk mengecek dimana lokasi tepat keberadaannya. Tapi surat dari tangan-tangan kecil mereka, telah meyakinkanku bahwa ada secercah pelita yang sedang menyala di sana. Bahwa ada anak-anak manusia yang sedang berjuang melukis harapan di tanah kelahiran mereka.

Adalah Indonesia Mengajar, lembaga nirlaba yang dibangun oleh Anies Baswedan pada 2009, yang memfasilitasi ide surat-menyurat antara adik-adik di Bima dan para pelajar di Italia. Adik-adik ini dibantu oleh fasilitator Indonesia Mengajar untuk membuat surat yang berisi data diri, hobi, dan cita-cita mereka pada selembar kertas karton, yang kemudian dikirimkan ke penjuru dunia. Lihatlah bagaimana optimisme mereka begitu bersinar dari warna-warni tulisan tangan mereka.

lili1 lili2

Surat dari Adik Ico dan Adik Hamblin

“Cita-cita saya ingin menjadi guru”, tulis Adik Ico. “Kakak-kakak di luar negeri sedang ngapain? Doakan saya bisa belajar di sana ya Kakak”, begitu Ia mengakhiri suratnya.

Aku sendiri mendapat surat dari Adik Hamblin, yang hobinya memancing di laut dan main bola. Suratnya pun dipenuhi dengan gambar ikan dan pemain bola. Ia kini duduk di kelas enam SDN Inpres Baku.

Mendapatkan surat-surat dari mereka, aku dan para pelajar lain di Bolzano, lebih dari bersemangat untuk membalasnya. Ada yang melampirkan foto-foto makanan di Italia, foto suasana kota Bolzano, bangunan-bangunan terkenal di Italia, dll. Tak lupa kami mengirim pesan agar mereka giat belajar, tak lelah untuk merenda mimpi dan harapan, serta bersemangat dalam menggapainya.

lili3

“Bermimpilah yang tinggi ya Hamblin. Karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi kita. Kak Lili doakan, semoga suatu saat nanti, Hamblin juga bisa sekolah di luar negeri :)”

-Kak Lili-

“Belajarlah diiringi dengan doa tapi jangan lupa untuk bergembira 😀 Semoga Dik Ico bisa meraih cita-citanya menjadi Bu Guru Ico 🙂 Salam ya untuk semuanya yang ada di sana, dari Italia, Februari 2015″

-Kak Fariz-

“Riska di Bima, rajin belajar, banyak-banyak membaca, berjuang, dan jangan pernah menyerah!”

-Kak Rido-

Surat sederhana yang mereka kirim itu bukan saja menjadi bukti bahwa ada semangat menyala dari bumi Baku di NTB sana. Lebih dari itu, surat-surat mereka telah menyadarkan kami, para pelajar Indonesia yang diberi kesempatan untuk bisa sekolah tinggi di luar negeri, untuk bersyukur dengan nikmat pendidikan yang kami dapati saat ini. Surat-surat itu memacu kami untuk lebih berprestasi, lebih giat dalam menuntut ilmu di benua biru ini. Karena ada anak-anak Indonesia yang menanti inspirasi, yang menunggu kontribusi nyata kami.

Note: Video yang menggambarkan suasana kota Baku dan anak-anak di sana https://www.youtube.com/watch?v=N5ADTL9M6BM

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: