Log Diskusi Pendidikan di Italia bersama Yasmin dan Anisa (PPI Italia) dan Pemburu Beasiswa English Club (PBEC)

KulOn

[24/10 19:18] Yasmin Baagil: Okee ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚

Halo semuanyaa! Makasih sambutannya hangat nya yaa๐Ÿ˜Š

Perkenalkan nama saya Mariyam Yasmin Baagil.

Nama panggilan Yasmin, 23 tahun.

Saya lahir di Pekanbaru, Sumatra, tapi besar di Jakarta. ๐Ÿ™‚

[24/10 19:18] Yasmin Baagil: Saya lulusan Arsitektur Universitas Indonesia angkatan 2010, skrg sedang sekolah master di Politecnico di Milano, itali. ๐Ÿ˜Š

[24/10 19:19] Yasmin Baagil: Saya akan coba share pengalaman2 saya ke temen2. ๐Ÿ™‚

Kurang lebih akan ada bbrp section di materi yg saya kasih, mencakup; perkuliahan, jurusan, cara&tips daftar kampus/beasiswa, dan ttg kehidupan di sini. ๐Ÿ™‚

[24/10 19:19] Yasmin Baagil: Mudah2an bisa bantu dan kasi gambaran ke temen2 sekalian yang tertarik studi master di itali/eropa ๐Ÿ™‚

[24/10 19:20] Yasmin Baagil: Perkuliahan:

 

Saat ini saya sedang menjalankan tahun ke 2 studi Master saya di Politecnico di Milano (kampus di Kota Mantova) jurusan Arsitektur dan Preservasi.

[24/10 19:20] Yasmin Baagil: Polimi (nickname nya Politecnico di milano ๐Ÿ™‚ punya 5 kampus yang menyebar di Itali bagian utara dengan fokus jurusan yang berbeda2.

5 kampus ini ada di; Milan (Leonardo dan Bovisa), Mantova, Piacenza, Lecco, dan Como; dengan banyak pilihan jurusan Master taught in English terutama di bidang Engineering, Arsitektur dan Desain.

[24/10 19:21] Yasmin Baagil: Buat temen2 yang tertarik, bisa cek di web nya: http://www.polimi.it/index.php?id=4140&L=1. ๐Ÿ™‚

[24/10 19:22] Yasmin Baagil: Polimi saat ini merupakan peringkat 14 dunia dan 5 di Eropa dalam bidang Arsitektur nya menurut QS World Universities Ranking, bisa di cek di web http://www.topuniversities.com. Dan punya peringkat cukup unggul di bidang engineeringnya juga (kurang tau yang spesifiknya yg keberapa, tapi bisa temen2 cek di web tsb).๐Ÿ˜‰

[24/10 19:22] Yasmin Baagil: Jadi insyallah secara kualitas, kampus ini menawarkan salah satu kualitas terbaik buat temen2 yang mau menimba ilmu disini. ๐Ÿ˜Š

[24/10 19:23] Yasmin Baagil: Jurusan:

 

Untuk jurusan saya sendiri, Architecture and Preservation, yang setelah angkatan saya telah di shift sedikit (banyak) menjadi Architectural Design and History, merupakan bidang studi Arsitektur yang seperti namanya, memiliki kekhususan di bidang Preservasi.

[24/10 19:24] Yasmin Baagil: Bidang ini berurusan dengan bangunan atau urban context bersejarah/monumental, jadi kita belajar lebih banyak analisis serta berbagai teknik konservasi, preservasi, intervensi, dsb. Bidang yang sampai saat ini memang belum populer di tanah air ๐Ÿ™‚

[24/10 19:25] Yasmin Baagil: Kali ditanya, kenapa saya pilih jurusan ini?

[24/10 19:25] Yasmin Baagil: Pertama2 saya memang tertarik dengan topik preservasi. Dan saya melihat Indonesia perlu lebih banyak org dg kemampuan di bidang ini ๐Ÿ™‚

[24/10 19:26] Yasmin Baagil: Dan knp Itali? Karena menurut saya Itali adlh salah satu negara dengan dedikasinya yang luar biasa dalam memelihara heritage nya (fyi, Itali merupakan negara dengan list heritage sites terbanyak di UNESCO).๐Ÿ˜Š

[24/10 19:27] Yasmin Baagil: Kampus saya sendiri ditempatkan di sebuah small Italian old town yang merupakan Heritage Site UNESCO (for its Renaissance cityscape), jadi in a way, saya belajar dari yang saya lihat and live with, everyday. Buat saya ini sungguh menarik ๐Ÿ™‚

[24/10 19:28] Yasmin Baagil: Jadi tips untuk temen2 yang mau studi master; kenali bidang yang temen2 ingin dalami, baru mulai cari tempat2 yang punya potensi bisa membantu temen2 belajar dg maksimal akan bidang yang temen2 minati tsb.

[24/10 19:31] Yasmin Baagil: Jangan the other way around. Saya ketemu orang2 yang ambil jurusan merely karena ingin ke Eropa, tanpa sepenuhnya tertarik dengan jurusan yang diambil, dan jadinya struggling, karena harus mengerjakan sesuatu yang susah dan mereka nggak enjoy. Dan challenge yg bakal dihadapi itu ga cuma pelajarannya; group work, professor yg strict, dll. So, be sure you will be happy to deal with this subject. Be wise pokoknya ๐Ÿ˜‰

[24/10 19:32] Yasmin Baagil: Daftar Kampus dan Beasiswa:

 

Untuk cara daftar, tips saya yg paling utama adalah: jangan pernah malas dan lelah atau mudah menyerah untuk membaca dan explore website kampus terkait.

[24/10 19:34] Yasmin Baagil: Saat mencari2 universitas di eropa (karena target saya memang eropa), saya browsing countless website, dan saya bisa confirm, (hampir) semua memberikan segala informasi yang dibutuhkan, hanya aja ada yang layout nya helpful ada yang membingungkan.

[24/10 19:35] Yasmin Baagil: Jadi, be patient dan teliti. “Nothing worth having comes easy,” is most of the time true๐Ÿ˜Š

[24/10 19:37] Yasmin Baagil: Mengenai dokumen/ apa aja yabg diperluin untuk apply, biasanya masing2 univ/program, punya requirementnya masing2.

Tapi in general mereka akan minta; motivation letter (atau bisa juga disebut statement of purpose, dll) recommendation letter, IELTS atau TOEFL IBT, dan ijazah+transkrip.

[24/10 19:39] Yasmin Baagil: – Motivation Letter. Buat saya pribadi, ini merupakan yang paling penting. Saya apply ke bbrp univ di Swedia, UK, Program Erasmus Mundus, dan Itali dan alhamdulillah lolos (dan akhirnya jodoh di Itali krn dapat beasiswa pertama di sini๐Ÿ˜Š), dan kalau ditanya apa yang saya paling PD dan persiapin dari aplikasi saya, saya akan jawab motivation letter saya.

Dan banyak orang yang dapet banyak LOA yang juga yang confirm hal ini, jadi sangat saya sarankan temen2 untuk bikin dengan se careful dan baik mungkin. Jangan pernah bosan revisi, bikin kerangka berpikir, dan browsing tips penulisan, minta tolong orang yang bisa membantu untuk proofread, dsb.

[24/10 19:40] Yasmin Baagil: – Recommendation Letter. Ini lebih faktor eksternal ya, tapi berusahalan sebaik mungkin agar dpt surat rekomendasi dari dosen/prof/atasan/dll yang kira2 punya semacam pencapaian di bidang yang temen2 mau ambil.

[24/10 19:43] Yasmin Baagil: – IELTS/TOEFL. Setiap univ dan di tiap2 negara akan punya standar nya masing2. Polimi sndiri saat saya apply minta ielts 6 5.

Saran saya untuk dokumen yang satu ini, persiapkan as soon as possible. Bukan krn ini susah banget atau gimana, tapi krn selain tes nya mahal, saya menemukan beberapa case orang yang aplikasi nya terhambat karena ielts/toefl nya belum sampai target sedangkan deadline aplikasi sudah mendekat. Waktu itu saya sudah pegang ielts setahun sebelum aplikasi saya (krn masa berlaku 2 tahun), jadi saat proses pengaplikasian, saya bisa lebih fokus ke yang lain krn satu persyaratan yg agak ribet ini udah terpenuhi.

[24/10 19:45] Yasmin Baagil: Mengenai teknis daftar kampus, kurang lebih di Polimi seperti ini: Register Online, lalu Apply Online (dengan proses upload dokumen2), dan pengiriman lewat pos. Nantinya status temen2 akan di update di akun temen2.

[24/10 19:46] Yasmin Baagil: Untuk apply beasiswa yang saya dapat saat ini yaitu Gold Scholarship (yang mengcover tuition fee+Akomodasi+Uang saku), tidak ada proses khusus. Hanya aja, kita, yang minat scholarship ini, akan diberi deadline khusus, yg lebih cepat kira2 dua bulan dari applicant lainnya.

[24/10 19:46] Yasmin Baagil: Jadi, pay attention on the deadline ๐Ÿ™‚

[24/10 19:47] Yasmin Baagil: Scholarship dari Polimi sendiri ada 3 macam; Platinum, Gold, dan Silver. Temen2 bisa baca detailnya di link: http://www.polinternational.polimi.it/how-to-apply/laurea-magistrale/scholarships/.

[24/10 19:49] Yasmin Baagil: Saya dapat informasi mengenai beasiswa ini saat saya hadir di EHEF (European Higher Education Fair). Buat temen2 yang mungkin ga bisa dtg ke acara2 pameran scholarship semacam ini, gausah berkecil hati krn beneran deh, you can find all the information online. Coba untuk selalu teliti, dan jangan gampang nyerah. Dan be smart. Kalo memang bener2 ga dpt info yang diperluin, akan selalu ada section “contact us” atau FAQ yang bisa dituju. ๐Ÿ™‚

[24/10 19:50] Yasmin Baagil: Selain website Polimi, untuk share info yg saya tau aja, temen2 mungkin juga tertarik untuk cek:

 

– Swedia (https://studyinsweden.se/)

– Erasmus Mundus (http://eacea.ec.europa.eu/erasmus_mundus/results_compendia/selected_projects_action_1_master_courses_en.php)

 

Mereka juga offer beasiswa together with the programme, jadi sangat convenient ๐Ÿ™‚

[24/10 19:51] Yasmin Baagil: Untuk info2 teknis mudah2an udah cukup jelas yaa, kalo ada kurang jelas atau too complicated, feel free to ask later ๐Ÿ™‚

Skrg masuk ke bagian terakhir yaitu ttg Kehidupan sehari2 di Itali.๐Ÿ˜Š

[24/10 19:51] Yasmin Baagil: Buat temen2 yang wondering gimana sih kehidupan sehari2 dan perkuliahan di Itali?

[24/10 19:52] Yasmin Baagil: Pertama2 mengenai bahasa.

Untuk kuliah sendiri saya di program berbahasa inggris. Tapi, gak bisa dipungkiri memang, bahwa Itali memang merupakan salah satu negara eropa yang org lokalnya nggak mahir berbahasa inggris, terutama di kota kecil sprti tempat saya tinggal.

[24/10 19:54] Yasmin Baagil: Mereka akan berusaha menjelaskan dengan bahasa inggris, bukan sprt org2 negara lain yg mungkin akan ignore foreigner yg gabisa bahasa lojal :p tapi memang bahasa inggris bukan kultur org Itali (in other word, mereka akan nyoba jelasin pake bahasa inggris, but u wont understand anyway๐Ÿ˜…). Jadi, paling nggak harus bisa paham walau sedikit; cara beli tiket, tanya arah, tanya harga, dan percakapan2 basics lainnya. Dan kebanyakan dari kita, akan belajar while living here, so dont worry about this language barrier. ๐Ÿ™‚

[24/10 19:55] Yasmin Baagil: Selanjutnya, mengenai living cost. It really depends on which city you are living and your lifestyle.

[24/10 19:55] Yasmin Baagil: Untuk saya sendiri, yg tinggal di kota kecil, yang kemana2 either jalan kaki atau naik sepeda, living cost sangat murah. Saya berani bilang bahwa saya bisa loh survive dengan less than 200 euro per month (exclude tempat tinggal).

[24/10 19:55] Yasmin Baagil: Ini akan sangat berbeda dengan anak2 Milan atau kota besar lainnya yang per bulan harus ada biaya Metro, bus, etc.

[24/10 19:55] Yasmin Baagil: Jadi ini bener2 nggak bisa dipukul rata. Tapi saya bisa confirm bahwa Itali merupakan salah satu negara termurah di Eropa. Saya sudah berkesempatan travel ke banyak tempat, dan memang Eropa bagian selatan living cost nya jauh lebih murah dibanding utara.

[24/10 19:56] Yasmin Baagil: Hal menarik lain yang bisa saya share, di Itali kalian akan encounter culture yang sangat2 menarik.๐Ÿ˜Š

[24/10 19:56] Yasmin Baagil: Dari mulai speaking with hand gesture, coffee, briosche, pizza (!), super long lunch break, keramahtamahan orang itali (mereka sangat-sangat ramah, especially the guys, dont get it wrong, girls :p), keindahan alam dan arsitekturnya yang breathtaking, bahasanya, dan masih banyak lagi. Life here is (mostly) like vacation (except campus life) very enjoyable. ๐Ÿ™‚

[24/10 19:56] Yasmin Baagil: Tapi juga ada hal2 annoying seperti; birokrasi nya, kebiasaan telat, dsb

[24/10 19:57] Yasmin Baagil: Tapi overall, living in Italy is such a bliss. Tapi semua pasti ada plus/minus, u just got to enjoy it, ini sih yg saya pelajari.๐Ÿ˜Š

[24/10 19:57] Yasmin Baagil: Dan I would highly recommend students dari Indonesia untuk come here and experience the life and study here ๐Ÿ™‚

[24/10 19:57] Yasmin Baagil: Untuk menutup sebelum sesi selanjutnya, buat temen2 yang mungkin mau liat dokumentasi kehidupan saya atau temen2/student2 indonesia lain yg kuliah di itali, daripada saya attach foto2nya, bisa kalo mau cek di instagram saya @yasminbaagil dan instagram ppi italia (jangan lupa di follow ya! ^^) @ppi.italia. ๐Ÿ™‚

[24/10 19:58] Yasmin Baagil: Sekian materi dari saya, mudah2an bermanfaat ๐Ÿ˜Š terimakasih waktu&perhatiannyaa๐Ÿ˜Š

[24/10 20:01] Anisa Afilia: Halooo kakak abaangg semuanyaa!!๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š malam ini saya mau berbagi cerita tentang studi di italia dan kehidupan di italia๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡น.. Saya sudah membagikan materinya menjadi beberapa section, yaitu :

[ Who Am I ? ]

[ What is AFS ? ]

[ How to be an AFSer ? ]

[ Why you have to be an Exchange Student ? ]

[ Bahasa ]

[ Sekolah di Italia ]

[ Gaya hidup ]

[ Pengalaman ]

[ tips ]

 

Semoga bermanfaat yahh๐Ÿ˜๐Ÿ˜

[24/10 20:04] Anisa Afilia: [ Who Am I ? ]

Pertama-tama, perkenalan diri dulu mungkin yak.. Saya Anisa Alifiaย  berasal dari kota Medan yang sekarang sedang berada diย  Salerno, Italia. Dikarenakan mengikuti pertukaran pelajar dengan AFS Bina Antarbudaya chapter Medan selama +- 10 bulan. Saya berumur 17 tahun ( lahir di tahun 98 ) dan saya baru tinggal di Italia selama satu bulan lebih dan tinggal bersama “keluarga angkat” yang asli orang Italia. Saya akan kembali ke Indonesia insyaallah tanggal 10 Juli 2016 dan kembali melanjutkan SMA.

[24/10 20:06] Anisa Afilia: [ what is AFS ? ]

AFS ( America Field Service ) adalah organisasi yang berdiri dibidang pertukaran pelajar. Sedikit ngebahas tentang sejarahnya, AFS didirikan oleh 2ย ย  orang Amerika yang merupakan supir ambulance pada perang dunia ke-2. Program ini awalnya hanya diikuti dengan sukarelawan yang ingin menjadi tim medis pada saat perang. Namun setelah itu program ini dijadikan sebagai program pertukaran pelajar Amerika kenegara lain dan setelah itu berkembang menjadi program yang dapat di ikuti oleh pelajar dari seluruh dunia yang ingin belajar dinegara lain dan merasakan tinggal bersama ” Host-Family “. Program ini berbasis dengan pendidikan yang mewajibkan setiap peserta untuk bersekolah di negara tujuan. Setiap peserta diharuskan tinggal bersama Host-Family. Apa itu “host-family” ? Host-family adalah keluarga yang menerima pelajar untuk tinggal bersama selama kurun waktu tertentu dan menerima selayaknya keluarga sendiri dan selalu memberi Support kepada “anak angkatnya”.

[24/10 20:07] Anisa Afilia: [ How to be an AFSer ? ]

Untuk menjadi Indonesia AFSer, pelajar yang berminat harus menghubungi ” Bina antarbudaya “. Bina antarbudaya adalah sebuah lembaga yang merupakan mitra dari AFS. Sedikit ngebahas tentang sejarahnya, Bina antarbudaya didirikan pada 2 Mei 1985 oleh Taufiq Ismail, Tanri Abeng, Irid Agoes, Kartono Mohammad, Sophie Gunawan Satari. Bina antarbudaya mempunyai 20 Chapter yang tersebar diseluruh Indonesia. Chapternya adalah Chapter Jakarta, Medan, Balikpapan, Banjarmasin, Bandung, Banda Aceh, Bogor, Denpasar, Karawang, Makassar, Malang, Mataram, Padang, Palembang, Samarinda, Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta. Syarat untuk mengikuti program ini, Peserta harus sedang duduk dikelas 1 SMA saat mengikuti seleksi. Sistem seleksinya terdiri dari 5 tahap, 3 tahap seleksi pertama di laksanakan antar chapter. Tahap selanjutnya yaitu tahap ke 4 yang dilakukan antar nasional, dimana siswa dari seluruh Indonesia akan bersaing. Setelah tahap nasional, ialah tahap internasional, dimana siswa-siswi dari penjuru dunia akan bersaing untuk mendapatkan penempatan negara. Untuk info lebih lanjut bisa dilihat di Facebook dan Websitenya Bina Antarbudaya.

[24/10 20:10] Anisa Afilia: [ bahasa ]

Hal yang harus disiapkan sebelum memulai kuliah atau studi disini adalah memantapkan bahasanya. Bahasa italia sangatlah berbeda dengan bahasa Indonesia, mungkin orang Indonesia bakalan sedikit kelabakan pada saat belajar bahasa italia karna bahasa italia yang terikat dengan aturan feminim, maskulin dan lainnya. “Beda kota, beda logat”, setiap kota memiliki logat berbicara yang berbeda dan orang Italia terbiasa berbicara sangat cepat. Jadi sebelum sampai disini, usahakan untuk banyak banyak latihan listening dan berbicara. Kalau bisa sebelum memulai studi disini, tinggal lah di Italia selama beberapa bulan untuk pengayaan bahasanya.

 

Berdasarkan pengalaman saya, saya bersekolah di SMA scientifico yang dimana semua pelajarannya dalam bahasa italia, orang orangnya yang bisa dihitung siapa yang bisa ngomong inggris dan guru gurunya juga tidak bisa berbasa inggris, kecuali guru bahasa inggrisnya itupun mereka ngomong bahasa inggris dengan logat italia. Pada saat saya sampai di Italia, saya tidak mengerti apa apa, bisa dibilang saya hanya mengetahui 2% dari bahasa italia. Saat sebelum berangkat, saya tidak mengambil les italia dikarnakan di Medan tidak ada les bahasa tersebut dan saya hanya belajar online dari “Rosetta Stone”. Itupun saya tidak begitu giat belajar onlinenya. Setelah sampai disini saya sangat menyesal karena tidak mengerti apa apa.

Selama ini saya tidak mengerti apa apa tentang pelajaran yang diajarkan disekolah, hanya mengerti pelajaran matematika itupun karna meraba dan ditulis dengan angka. Dan alhasil pada saat guru menjelaskan saya menjadi ngantuk sekali dan bener bener perjuangan untuk bisa tidak ngantuk dan berusaha mengerti apa yang dijelaskan.

[24/10 20:13] Anisa Afilia: Sedikit info tentang Rosetta Stone, Rosetta Stone adalah aplikasi belajar beberapa bahasa yang mengajarkan tentang the basic of the language

[24/10 20:13] Anisa Afilia: Termasuk bahasa inggris, italia, German, Spanyol dan bahasa lainnya

[24/10 20:14] Anisa Afilia: Rosetta Stone bisa di download dari App store dan Google play, atau juga bisa dibuka di website

[24/10 20:16] Anisa Afilia: Selain bahasa yang berbeda, ada beberapa gaya hidup orang Italia yang berbeda dengan gaya hidup di Indonesia

[24/10 20:18] Anisa Afilia: “Stereotype” orang Italia yang sangat ramah dan hangat sangatlah benar. Orang-orang disini sangatlah ramah dan bisa dibilang rame atau heboh. Orang orang disini sangatlah peduli dan senang dengan orang baru apalagi dengan orang asing, mereka sangat penasaran dan suka nanya nanya tetapi kalau kita tidak memberikan respon yang baik atau “not being friendly” , mereka bisa sangat mengabaikan kita, walaupun cuman tau sekedarnya, mereka bakalan baik banget tapi kalau ga kenal mreka bakalan gak peduli karena disini berlaku ” lu ya lu gua ya gua “.

[24/10 20:19] Anisa Afilia: Orang orang disini terbiasa untuk cipika cipiki kalau ketemu, jadi jangan kaget pas kamu di Italia orang orang pada cipika cipiki sama kamu. Waktu minggu pertama saya di Italia, saya sempat shock dan canggung kalau cipika cipiki sama orang lain tetapi lama-kelamaan terbiasa juga.

[24/10 20:20] Anisa Afilia: Dalam segi penampilan, orang orang Italia sangatlah fashionable yang berarti fashion comes first compare to anything. Mereka sangat mementingkanย  penampilan, kalau kesekolah saja mereka sangat fashionable bahkan bisa dibilang seperti mau fashion show๐Ÿ˜‚

[24/10 20:21] Anisa Afilia: Kalau ngomongin masalah biaya hidup di Italia, Italia Utara mungkin cukup lebih mahal dibandingkan dengan Italia Selatan. Saya tidak tau persis kalau soal biaya hidup di Italia Utara, tetapi biaya hidup di Italia Selatan masih bisa dibilang enggak jauh beda dengan Jakarta. Anda dapat membeli satu pizza ukuran besar ( +- pizza ukuran medium di Indonesia ) dengan harga โ‚ฌ4 atau membeli sepotong pizza dengan kisaran harga โ‚ฌ1-โ‚ฌ2.

[24/10 20:24] Anisa Afilia: Harga satu botol air mineral 500ml ialah โ‚ฌ1 jika beli di bar atau โ‚ฌ0.3 di supermarket. Kalau harga pakaian disini sama seperti harga harga yang ada diIndonesia. Harga tiket bus/kereta dalam kota di Salerno โ‚ฌ1, kalau diconvert ke rupiah mungkin relatif mahal tetapi menurut orang disini โ‚ฌ1 itu cukup murah.

[24/10 20:25] Anisa Afilia: Harga buku disini lumayan mahal, harga buku baru minimal โ‚ฌ20 dan kebanyakam lebih mahal. Tetapi jangan khawatir, disini banyak dijual buku bekas yang masih layak pakai dan kalau kita tidak memerlukan bukunya lagi, kita bisa menjualnya.

[24/10 20:25] Anisa Afilia: angan khawatir dengan makanannya, makanan di Italia sangatlah enak dan menggiurkan. Kamu juga bisa membeli beras di sueprmarket, dan bisa menemukan berbagai macam seafood dan daging dari yang halal-tidak halal. Hal yang berbeda dengan Indonesia adalah orang Italia tidak mementingkan sarapan. Kebanyakan dari mereka hanya meminum segelas kopi dan satu potong biskuit. Sebulan lebih disini saya masih belum bisa mengikuti kebiasaan sarapan ala Italia karna di Indonesia saya terbiasa untuk makan makanan berat di pagi hari.

[24/10 20:26] Anisa Afilia: [Sekolah di Italia ]

Remaja/anak Italia wajib belajar 13 tahun yang dimana 5 tahun SD, 3 tahun SMP, dan 5 tahun SMA. SMA di Italia sangatlah fokus dengan apa yang dipelajarin anak muridnya ada banyak jurusan yaitu Scientifico, Lingua, Classico, Art, Memasak, Musik, dll. Sehingga jangan heran kalau kamu melihat sekolah di Italia yang gedung nya besar tetapi hanya memiliki satu jurusan. Guru-guru disini sudah lumayan berumur karena mereka bisa menjadi guru setelah diatas 35 tahun. Mereka diwajibkan untuk belajar/kuliah cukup lama untuk menjadi guru. Sistem disini hanya memiliki satu kali ujian semester pada akhir semester genap tetapi setiap guru diwajibkan untuk memberikan “integrazione” atau bisa disebut “oral test” kepada muridnya yang dimana murid muridnya harus menjelaskan kepada guru nya tentang apa yang mereka pelajarin, lebih sering oral test nya tanpa power point. Setiap minggu pasti ada oral test untuk setiap pelajaran, oral testnya seminggu sekali ataupun lebih sering. Remaja Italia sangatlah memperdulikan pelajaran sekolah. Dikarenakan adanya oral test, sehingga pulang sekolah mereka belajar hingga larut malam dan ini terjadi setiap hari. Bahkan dihari minggu sedikit dari mereka yang bisa di ajak keluar rumah dikarenakan harus belajar. Sofar dari apa yang saya amati, setiap pelajar diItalia minimal belajar 4 jam sehari.

Disini, rata rata setiap hari ada 4-6 jam pelajaran, durasi satu pelajaran ialah 1 jam. Kalau kamu sekolah di Italia, jangan kaget kalau tidak ada kantin, yep.. Tidak ada kantin…. Kalau kamu laper pas disekolah, kamu hanya bisa beli biskuit atau makanan ringan dari mesin makanan yang tersedia disekolah. Tidak ada waktu istirahat antara jam pelajaran, jadi muridnya dibolehkan makan kapanpun kamu mau pada saat jam pelajaran berlangsung. Di italia juga tidak memberlakukan “hukuman” seperti kalau di Indonesia kamu datang telat ke sekolah, kamu harus keliling lapangan ataupun kalau kamu melawan guru, hukumannya harus tulis 5 set kertas “aku tidak akan melawan guru” , tetapi disini semuanya sangat berhubungan dengan nilai kita, kalau telat nilainya langsung berpengaruh dan kalau melawan guru nilainya bisa derastis turun, dari yang 9 jadi 7.

[24/10 20:27] Anisa Afilia: [ Pengalaman ]

Dalam waktu +- 1bulan lebih, saya sudah dapat banyak pengalaman dan perjalanan hidup. Pelajaran hidup yang pertama saya dapatkan adalah tidak ada budaya yang salah hanyalah berbeda dan tergantung dimana kamu mengaplikasikan budayanya.

[24/10 20:27] Anisa Afilia: Pengalaman lain yang bisa saya dapatkan tinggal bersama keluarga bule, sekolah disekolah yang memiliki sistem yang berbeda, lebih bisa mengerti diri saya sendiri, lebih menjadi open-minded, mengerti adanya perbedaan tanpa mengharuskan diri kita untuk menjadi diri orang lain, dan juga lebih bertanggung jawab. Mempresentasikan tentang Indonesia, merasakan atmosfir ruangan yang penuh dengan orang orang yang sangat suka dan penasaran dengan Indonesia. Dan banyak pengalaman lain yang gak terbayar harganya…

[24/10 20:28] Anisa Afilia: [ tips ]

Sebelum kamu sampai di negara yang ingin dituju, jangan lah memiliki expectation yang tinggi karena lebih sering apa yang akan terjadi sangatlah beda dengan harapan kita. Think about the worse things so you are ready to face the worst and be thankful if good things happen to you. Dan kekecewaan terhadap expectation yang tidak terpengaruhi dapat mempengaruhi semangatmu.

 

Mantapkan bahasa negara yang ingin kamu tuju dan juga mantapkan bahasa inggrismu karena bahasa inggris lah yang bisa diblg dapat menjamin keberlangsungan hidup kamu disana๐Ÿ˜

 

Janganlah terlalu percaya dengan stereotype dari suatu negara, yakin dengan apa yang menurut kamu benar.

Karena dengan percaya stereotype yang belum terbukti benar akan mengubah pola pikir kamu terhadap apa yang kamu akan hadapin.

 

Beranilah untuk meninggalkan “comfort zone” yang sudah kamu miliki, comfort zone yang dalam arti tinggal bersama keluarga, bersama teman2, dan lingkungan sekitar yang nyaman. Karena the more you see new things or the more you visit new places, the more your brain will open for ideas.

[24/10 20:29] Anisa Afilia: “You need to walk miles away from home to know how wonderful your actual home is”

 

Yakinlah “if you work harder you will be paid more”

[24/10 20:30] Anisa Afilia: Itulah pengalaman dan beberapa info tentang di Italia

[24/10 20:33] Dinda Novitasari: Tanya: 1. S3 di Italia programnya by research atau non research? 2. Italia ramah terhadap Muslim kah/ada makanan halal?

[24/10 20:38] Yasmin Baagil: 1. Ini jujur ya saya kurang tau pastinya.. Tapi, sejauh yg saya tau, ada/ nggak nya research atau non research s3 program itu bukan di negara ini ada apa nggak,tapi trgantung apakah si univ menawarkan apa nggak. Jadi mungkin bagusnya cek website kampus yg kamu tertarik untuk apply ๐Ÿ™‚

  1. Saya berjilbab dan alhamdulillah so far ga pernah encounter gesture nggak ramah. Diliatin sih ya wes biasa๐Ÿ˜› tapi gapernah in a hateful way atau yg gimana2.. dan ga jarang saya dipuji krn jilbab saya “che belissima” ๐Ÿ˜… (ingat, org itali kadang terlalu ramah/lebay behe). Tapi, tau aja gimana menempatkan diri saat identitas agama kamu terkespos. Karena gini, banyak oknum2 di eropa yg jadi pencuri, pengemis, dll, sambil mengenakan jilbab, dan ini ngasih persepsi kurang baik. Jadi, wear your hijab, but do dress well ๐Ÿ™‚

Ya untuk makanan halal, lumayan gampang kokย  ๐Ÿ™‚

[24/10 20:39] Yasmin Baagil: Untuk toko2 halal meat, harusnya tiap kota punya kok, harus nanya2 dan mau cari tau aja ๐Ÿ™‚

[24/10 20:39] Dinda Novitasari: Arinta_malang_salh satu syarat apply kampus adlh membuat statement of motivation.. Point2 apa aja yg perlu dituliskn? Sya agk kesulitan karena kadang dibatasi hanya satu halaman terima kasih ๐Ÿ˜„

[24/10 20:41] Dinda Novitasari: Surya Fajar_Malang_bagaimana proses pendaftaran dan seleksi gold scholarship?

[24/10 20:43] Yasmin Baagil: 3. Ini bakal panjang banget kalo mesti saya bahas secara rinci, saya akan kasih aja website yg sangat helpful buat belajar bikin kerangka motivation letter yg baik: http://www.englishforums.com ini web nya, cari aja section motivation letter. Baca ulasan dari adminnya, menurut saya sangat bagus dan jelas.๐Ÿ˜Š

[24/10 20:44] Yasmin Baagil: 4. Proses daftar untuk gold scholarship sama aja sprti proses daftar jurusan di polimi, yaitu yg saya bilang tadi; register online, apply online lalu kirim via pos. Perbedaannya hanya di deadline, biasanya untuk yg mau apply scholarship akan dikasi deadline 2 months earlier dari yg normal applicant ๐Ÿ™‚

[24/10 20:45] Dinda Novitasari: Bagaimana metode kk belajar ielts sampai dapat ielts 6,5? Mungkin bisa di bagi tips2x

 

Febrian_Gunungkidul_1. Tanya, jika program YES kan gratis 100%, nah kalau AFS itu katanya membayar, itu membayarnya sekitar berapa?

  1. Yang menentukan seseorang mendapat AFS atau YES itu dari pihak Bina Antarbudaya atau diri sendiri?

 

Adakah beasiswa di italia bagi lulusan d4?

[24/10 20:52] Anisa Afilia: 1. Selain program AFS, ada juga program pertukaran pelajar yang bernama YES. YES itu program full scholarship yang diberikan oleh pemerintah amerika dan tujuannya hanya kenegara amerika serikat, kalau AFS bayar dari biaya pribadi yang cukup lumayan mahal, kalau ke negara Asia berkisaran $9500-$10500, kalau negara eropa terbagi menjadi dua kategori, kategori 1 yang terdapat negara German, Belanda, dan negara lain berkisar $12500-13500, kalau kategori 2 yang terdapat italia dan negara lainnya berkisar 11500/12500, kalau ke negara bagian south america seperti brazil berkisar $13500, dan kalau ke amerika dengan AFS berkisar $14500

 

  1. Yang menentukan ikut afs atau yes adalah bina antarbudaya

[24/10 20:53] Yasmin Baagil: 5. Reading: latihan. Kerjain reading sebanyak2nya. Saat latihan, pake waktu, jadi kamu bakal terlatih saat tes. Reading bisa jadi ladang score kalo bisa make the most of it ๐Ÿ™‚ kalo sering latihan, jadi tau trick supaya bisa cepet ngerjainnya.

Speaking: do speak ๐Ÿ™‚ latih supaya gak grogi dan supaya bisa lancar/ga trbata2, get use to speak in english. Waktu itu, saya biasanya latihan dengan nonton/dengerin film atau youtuber ๐Ÿ™‚ kalo bisa punya temen yg bisa diajak buat latihan speaking, it will be even better.

Listening: youtube also helps, a lot. Latih dengan listen to different accent, get use to it. Make it fun. Saya waktu iti subscribe aja bbrp youruber yg memang saya suka, jd saya belajar sambil wnjoy dg topik yg mereka bicarain ๐Ÿ™‚

Writing: ini mnrt saya yg lumayan paling challenging, tips dari saya, sama kayak reading, latihan. Ada banyak contoh2 tes2 yg bisa kamu dpt in online. Bikin list words ygย  bisa kamu pake, dont do much repitition, (agak ribet memang si writing ini, tapi kalo latihan dan nyoba tipe2 soal yg beda2, insyallah ga akan kesulitan ๐Ÿ™‚

[24/10 20:53] Anisa Afilia: Tips buat yang mau ikut afs, bisa coba bantuan dana ke beberapa perusahaan seperti temen saya ada yang minta bantuan ke suatu perusahaan dan kalau tidak salah dibantu smpe $3000

[24/10 20:53] PBEC Rosa: Pertanyaan selanjutnya.

Via_Solo_

  1. Gold scholarsip itu harus didapat dari beasiswa yg diadak ndi univ tsb atau memang penyandang beasiswa yg mengkategorikan seperti itu? Kalo ada, contohnya beasiswa apa aja?
  2. Di Italy sistem scoringnya seperti apa? (GPA)
  3. Tadi dibilang kalo udah pernah ke beberapa tempat di eropa, untuk bidang medicine saran dari kak Yasmin take di mana? Dan misal di Itali, di univ apa?
  4. Masalah perizinan dan administrasi hidup di sana, kita butuh apa aja? Passport, visa, ada lagi? Harus punya family stay di sana?

Terima kasih

 

Maksud family stay. Karena ada beberapa yg mengharuskan at least kita punya siapa yg bakal kita tuju di sana.

[Tambahan] 5. Ada nggak minimal jumlah saldo yang ada di bank kita (di Indo) kalo mau ke sana? Karena ada beberapa penyandang beasiswa tetap mempertanyakan hal itu

[24/10 20:57] Anisa Afilia: Untuk soal nomor 4 mungkin aku bsa sedikit bagi cerita krna aku juga baru urus dan sedang diproses heheh.. sesampai diitalia, kita harus langsung mengurus “permesso di soggiorno” alias Izin tinggal yang dimana butuh passport, Visa, dan juga siapa yang akan tanggung jawab sama kita selama disini

[24/10 20:58] Anisa Afilia: 4 lembar pas foto, dan juga asuransi kesehatan

[24/10 20:59] Anisa Afilia: Saya ada contoh formulir izin tinggalnya

[24/10 20:59] Anisa Afilia: Dan kemarin untuk izin tinggal, saya kena biaya โ‚ฌ80

[24/10 21:02] Yasmin Baagil: 1. Gold scholarship adalah scholarship spesifik dari polimi ๐Ÿ™‚ dia juga ngasi platinum dan silver, dengan masing2 punya nilai yg berbeda2. Dan for example di mantova (kampus saya) highest scholarship adalah gold. Sedangkan di leonardo kampus ( di milan) ada juga platinum (uang saku lebih banyak). Jadi: cek jurusan yg mau kamu ambil, lihat offer scholarship nya apa ๐Ÿ™‚

 

  1. Sistem scoringnya dengan nilai maksimum 30, dan untuk tau overall nya (gpa), dikali kredits dan dibagi. Jadi bukan skala 4 spt di ui. Ini yang saya tau so far ๐Ÿ™‚

 

  1. Medicine jujur saya kurang tau. Tapi so far, org2 yg saya tau berangkat dari indo utk belajar kedokteran di eropa (atau ambil internship, dsb) di jerman dan sweden ๐Ÿ™‚ tapi akan jauh lebih bagus kalo kamu coba tanya dosen kamu, saya rasa mereka akan kasih saran yg lbh valid, dan mungkin malah bisa rekomendasiin kamu ke univ di negara tsb ๐Ÿ™‚

 

  1. Masalag perizinan, atau residence permit, atau yg disini disebut permesso di soggiorno, yg diperluin ya hanya visa paspor, bukti kecukupan finansial (bisa langsung pake dokumen scholarship kalo kamu punya scholarship, atau rekening bank bagi yg bayar sndiri), dan surat kontrak tempat tinggal (jd ga mesti family stay), kalo kamu tinggal independently di apartmen, mereka akan kasih kontrak, dan kontrak ini lah yg kamu perlu bw saat apply si permesso ini ๐Ÿ™‚

[24/10 21:04] Yasmin Baagil: Untuk saya sndiri, saya ga pake family stay, dan kedutaan pun nggak minta, tapi saat masih di indo saya sudah kontak dan kampus udah menempatkan saya di akomodasi yg perlu saya tuju ๐Ÿ™‚

  1. Minimal saldo, sejauh yg aaya alami, nggak. Apalagi untuk student, kayaknya kedutaan nggak akan minta, kecuali yg biaya sndiri ๐Ÿ™‚ untuk berapanya, kalo yg saya tau, kedutaan akan minta bukti kita bisa sustain hidup di itali dengan biaya seminimum2nya 415โ‚ฌ per month. Tapi do double check, krn ini tahun lalu, munfkin skrg udah beda ๐Ÿ™‚

[24/10 21:05] PBEC Rosa: Untuk kak Yasmin

Kak, nanya yaa. Waktu itu pernah ikut acara Erasmus, salah satu acaranya ada presentasi dari UNI Italia. Waktu itu ada beberapa pertanyaan yg belum saya sampaikan:

  1. Dibandingkan negara2 lain di Uni Eropa, seberapa bagus negara Italia?
  2. Terkait kehidupan pelajarnya, apakah mungkin untuk melakukan kerja part-time? Apa ada ketentuan?
  3. Apakah kampus2 di Italia rata2 menyediakan program “mobile” yang kuliahnya dibeberapa negara di UE atau program “mobile” itu hanua untuk penerima Erasmus+ ?
  4. Sistem perkuliahannua seperti apa Kak? Apakah sama seperti Indonesia (sistem SKS) atau ada ketentuan lain?

[24/10 21:05] PBEC Rosa: Untuk Kak Nisa

Nisa_Padang_untuk kak Annisa program AFS apa cuma buat pelajar sekolah/SMA , atw bisa buat mahasiswa ?

[24/10 21:08] Anisa Afilia: Program AFS hanya untuk pelajar, tetapi setau saya ada program seperti pertukaran pelajar untuk mahasiswa yang bernama AIESEC dengan kurun waktu +- 2-3bulan, dan mempunyai semacam misi yang harus di accomplished. Ada senior saya yg ikut aisec ke Thailand, dan misinya mengajarkan anak anak Thailand bahasa inggris

[24/10 21:10] Yasmin Baagil: 1. Bagusnya dalam spesifikasi apa nya nih?๐Ÿ˜

  1. Untuk part time, mungkin2 aja, akan tetapi kebanyakan akan hire orang yang bisa bahasa itali. Tapi saya punya temen yg kerjanya adalah ngajar bahasa inggris untuk anak sd, dan ini menurut saya brilian bgt. Dia dpt gaji, dan gaperlu pusing harus bisa bahasa itali ๐Ÿ™‚ kalo rejeki sih akan dpt2 aja kerjaan ^^

Tapi pay attention, krn kadang ada scholarship yg ga ngasi ijin mahasiswa nya untuk kerja ๐Ÿ™‚

  1. Polimi, iya. In fact, polimi ngasi sangat banyak chance buat mahasiswa nya keluar itali untuk pengalaman. Dari mulai exchange (program erasmus) di eropa/amerika/ bahkan asia if im not mistaken; terus banyak workshop di luar negri, dll. Polimi ngasi sangat banyak kesempatan mahasiswanya untuk “go international” ๐Ÿ™‚
  2. Ya, sistemnya kredit sama aja kok kayak indo ๐Ÿ™‚ tapi kita dikasih kebebasan untuk ambil tabggal exam, mereka ngasih beberapa “call”, jadi kalo kamu belum siap di call pertama, kamu bisa ambil di call selanjutnya. Jasi lwbih fleksibel i would say ๐Ÿ™‚

[24/10 21:11] Yasmin Baagil: “Sama” in a sense, bukan bobotnya yaa

[24/10 21:11] Yasmin Baagil: Tapi ya sama2 aja, tiap matkul punya credits

[24/10 21:11] Yasmin Baagil: Makin besar kredits,dia akan lebih demanding di waktu dan tugas

[24/10 21:12] PBEC Rosa: Ok. Pertanyaan selanjutnya untuk kak Yasmin lagi ya:

Nabila_Cilegon_ Kak ijin bertanya ke kak yasmin, apakah di syarat beasiswaย  tidak ada pengajuan proposal riset?

Menurut kak yasmin apa perbedaan yg paling mencolok sistem pend kuliah di italia dgn indonesia?

Terimakasih๐Ÿ˜Š

[24/10 21:18] Yasmin Baagil: Polimi nggak minta proposal riset ๐Ÿ™‚

Hmm, perbedaan sistem pendidikan ya..susah nih pertanyaannya๐Ÿ˜„ gini, pertama2 work ethic. Di indo saya ngerasa kita lebih asian way (lebih kerja keras), sedangkan disini, lebih menghargai break time. Jadi in a way, lebih slow, lebih santai, tapi seperti yg Nisa bilang, atmosfer saat mereka kerja, anak2 itali termasuk kategori ambisius.

Apalagi ya.. mungkin, bahwa profesor lebih ngasi kebebasan kita mau duduk di kelas atau nggak, krn kalo di indo kan duduk di kelas trmasuk ke kategori sopan sama dosen :p kalo disini, kalo mereka emg gasuka sm kelasnya, dosen akan lebih ngasi kebebasan. Tapi ga untuk semua matkul ya

[24/10 21:19] Yasmin Baagil: Gasuka=ga merasa dpt advantage duduk di kelas. Bukan something personal ๐Ÿ™‚

[24/10 21:20] Yasmin Baagil: Dan satu lagi, disini, atau mungkin spesifiknya di bidang saya, proses ngga terlalu dianggap sangat penting, yg paling menentukan adalah exam. Lain hal nya dg di UI, dimana proses punya andil cukup besar untuk hasil akhir ๐Ÿ™‚

[24/10 21:22] PBEC Rosa: Jelas ya jawabannya. Ini kak masih ada pertanyaan:

Untuk kak Nisa:

Durasi AFS ke beberapa negara apakah sama atau beda2?

Untuk kak Yasmin:

Andan_Cilegon_ pertanyaan: universitas apa saja yang ada di varesse?? Especially untuk teknik?

[24/10 21:24] Anisa Afilia: Kalau AFS dari Indonesia, selama program hanya kesatu negara.. Tetapi temen saya yg dari mexico, dia programnya 3 bulan di Italia dan 6 bulan di England.. Tetapi kalau pas lgi program bisa jalan jalan keluar kota atau negara tetapi harus dengan orang yang minimal berumur 22tahun

[24/10 21:25] Yasmin Baagil: Varese nama kota di Itali ya? Saya kurang tau Andan ๐Ÿ™‚ kamu mungkin bisa mulai nyari dengan gugling nama kota dan “engineering”. Kalo mau cek polimi juga punya banyak program engineering, cek di website http://www.polinternational.polimi.it di section Educational offer

[24/10 21:28] Dinda Novitasari: Untuk kak Anisa:

Kenapa kakak memiloh negara Italia sebagai negara tujuan? Kan pilihan negara di AFS banyak tuh ๐Ÿ˜€

[24/10 21:29] PBEC Rosa: Untuk Kak Yasmin:

Kak, mau tanya lagi.

1.Untuk biaya sendiri ditulis sama Kak Yasmin untuk sustain hidup minimum 415โ‚ฌ, bener gak Kak kalo di Itali tuition fee nya bergantung sama pemasukan kita tiap bulan? Jadi bisa beda2 pada tiap orang? Apa aku yg salah pengertian waktu dijelasin? ๐Ÿ˜…

  1. Kata Dosen aku, kalo di Jerman, misalnya di semester 1 ada 1 mata kuliah gak lulus maka harus ngulang 1 semester, di Italia begitu juga kah?
  2. Selama stay di Italia, the worst thing that ever happened apa sih Kak?

[24/10 21:29] Yasmin Baagil: Sedikit tambahan informasi, untuk program master, di itali disebut “Laurea Magistrale”, dan untuk s1 “Laurea”, s1 nya hanya 3 tahun di itali (sama kayak d3 di indo), kalo2 ada yg minat ๐Ÿ™‚

[24/10 21:35] Anisa Afilia: Pertama dikarenakan bahasanya.. Masih sedikit orang Indonesia yang bisa bahasa Italia, dan banyak peluang pekerjaan yang membutuhkan tenaga kerja yang bisa berbahasa Italia, Inggris dan Indonesia sekaligus..ย  juga banyak orang yang ingin belajar bahasa Italia di Indonesia tapi sedikitnya jumlah gurunya dan ini termasuk peluang besar utk bisa jdi part time job di Indonesia

 

Kedua karna Italia salah satu negara di eropa yang biaya hidupnya relatif murah dan juga tidak terlalu dingin

 

Ketiga karna di italia banyak bangunan classic dan tujuan wisatanya ๐Ÿ˜

[24/10 21:35] Yasmin Baagil: 1. International student bayar harga maksimum :), jadi gak pake di cek pemasukan tiap bulan. Yg pake pengecekan itu yg anak2 eropa ๐Ÿ™‚ dan biaya maksimum tsb ada 3300โ‚ฌ (di polimi yaa).

  1. Gini. Misal, si A attend matkul fisika di semester 1(bulan okrober-februari). Tanggal ujian 1st call adalah FEBRUARI, si A ga lulus/ skip, dia akan ikut ujian 2nd call, di bulan MARET. Dia ga lulus/skip lagi, lalu dikasi ksempatan lagi di bulan JULI. Dia ga lulus/skip lagi, terakhir, dikasi kesempatan di bulan SEPTEMBER. Kalo masih ngga lulus/skip lagi, iya, dia harua ulang dan attend kelas tsb okrober-fwbruari lagi. Tapi, udah ada 4 kesempatan untuk ikut ujian ๐Ÿ™‚
  2. Worst thing that ever happened.. kecopetan di hari pertama nyampe itali di Milano Centrale๐Ÿ˜‚ harua hati2 pokoknya kalo di stasiun di itali๐Ÿ˜… itu aja sih palingan.. yg lainnya alhamdulillah gapernah kejadin apa2 yg serius dan insyallah ga bakal kejadian yaa ๐Ÿ™‚

[24/10 21:37] PBEC Rosa: Kak Nisa:

Fadilah_Yogyakarta_pertanyaan:ย  Untuk Nisa.ย  Apakah progam AiESEC khusus diperuntukkan bagi kalangan mahasiwa berlatar belakang pendidikan? dan apakah itu masuk dalam progam exchange dari bina antar budaya?

[24/10 21:38] PBEC Rosa: Kak Yasmin:

Pertanyaan untuk Yasmin. Untuk surat rekomendasi yg dibuat (misalnya) oleh dosen, butuh brp surat rekomendasi ya untuk dilampirkan dlm syarat beasiswa? Terima kasih.

[24/10 21:38] Dinda Novitasari: Untuk kak Yasmin:

Adakah beasiswa di italia bagi lulusan d4?

[24/10 21:38] Yasmin Baagil: Biasanya mereka ngga ngasi jumlahnya perlu berapa, tapi waktu itu saya kasih 2 surat rekomendasi ๐Ÿ™‚

[24/10 21:40] Anisa Afilia: Sejauh ini yang saya tau AISEC bisa juga di ikuti sama yang bukan mahasiswa, jadi yang kira kira udah berumur diatas 25 tahun sampe 30an masih bisa ikut AIESEC

[24/10 21:40] Yasmin Baagil: Gini, coba kamu cek ketentuan gold scholarship, dia nggak spesifik bilang kita mesti lulusan s1 tapi nyebutin jumlah kredit yg kita udah mesti ambil di jenjang sebelumnya, jadi mungkon d4 eligible ๐Ÿ™‚ tapi saya kurang tau pasti, kamu coba cek di web nya

[24/10 21:41] Yasmin Baagil: Di polinternational yg tadi saya kasih, masuk ke educational offer, buka section Laurea Magistrale, cek how to apply, akan ada ketentuan eligibility nya ๐Ÿ™‚

[24/10 21:44] PBEC Rosa: Tapi tenang saja. Kalau misal teman2 mau bertanya di luar forum bisa banget kok.

 

Ini kontak kak Nisa:

+393317779994 via whatsapp

 

@nisalifia1 via line

 

Dan kalau mau lihat foto foro saya selama diItalia, bisa add facebook saya “Anisa Alifia” dan lihat di ig saya “nisaalifia”

[24/10 21:46] PBEC Rosa: Ini untuk yg mau bertanya ke Kak Yasmin:

 

Boleh ke line @yasminbaagil ๐Ÿ™‚

jangan lupa follow @ppi.italia ๐Ÿ˜

Untuk cek facebook dan web nya juga, insyallah banyak yg bisa bantu2 untuk jwb pertanyaan juga๐Ÿ˜Š

[24/10 21:48] Yasmin Baagil: Jangan lupa cek juga:

 

Website: ppiitalia.com

Twitter: @PPI_Italia

Instagram: @ppi.italia

Facebook group: PPI ITALIA

 

Insyallah kita bakal bantu jawab pertanyaan temen2 yg mau ke itali atau yg udah akan ke itali ๐Ÿ™‚

 

Kalo untuk saya, bisa ke kontak yg udah disebut oleh moderator ๐Ÿ™‚

[24/10 21:49] PBEC Rosa: Kak Yasmin dan Kak Nisa mungkin bisa memberi kata2 peepisahan, motivasi atau yg lain. Silakan

[24/10 21:51] Anisa Afilia: Dengan siapapun dan dimanapun kamu berada selalu berusaha melakukan yang terbaik walaupun kepada “musuh” kita. Selalu tersenyum apapun yang terjadi dan harus yakin kemanapun kaki melangkah, yakin lah kalau sesuatu yang baik akan selalu mengikuti kita.

Semoga kita semua diberikan kesuksesan dan bisa membanggakan Indonesia!๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

[24/10 21:53] Yasmin Baagil: Mudah2an materi yg kita kasih berguna yaa, best of luck buat temen2 semua. Always remember that nothing worth having comes easy, jadi jangan nyerah kalo things get hard. Study abroad really will develop u not only as a student, but also as an individual. Dan saran saya yang paling utama, untuk studi/life in general, work hard play hard but pray harder. Jangan lupa minta restu orgtua ๐Ÿ™‚

Dan berangkatlah keluar negri dengan prinsip dan jati diri yg kuat ๐Ÿ™‚ jangan jadi berubah krn kita masuk kultur baru. Bawa nama indonesia dg sebaik2nya ๐Ÿ™‚

Pokoknya all the best buat semuanya ๐Ÿ™‚

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: